Tanggap Cepat, Sat Reskrim Polres Fakfak Berhasil Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian di Medsos

- Jurnalis

Selasa, 2 April 2024 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Embaranmedia.com, FAKFAK – Viral di Fakfak melalui postingan akun Facebook bernama Zeus Olympus yang melakukan ujaran kebencian kepada umat islam ini si pelaku dan pemilik akun telah diamankan pihak kepolisian.

Awal mulanya saat Piket Satreskrim Polres Fakfak melaksanakan Patroli Cyber di dunia maya yang menemukan postingan Facebook bernama Zeus Olympus sudah ramai di komentari warga net.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepolisian Resor Fakfak melalui jajaran Resmob Satuan Reserse Kriminal Polres Fakfak mendeteksi alamat rumah pelaku, selanjutnya sekitar pukul 03.00 wit pelaku berhasil ditangkap dan diamankan atas bantuan Aparat Kampung dan warga sekitar.

Hal tersebut dijelaskan Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana, SE, MH melalui Kasat Reskrim Polres Fakfak AKP Arif Usman Rumra, S.Sos, MH saat dikonfirmasi awak media pada Selasa (2/4/2024) membenarkan kejadian tersebut.

“Iya, benar kami telah mengamankan dan menangkap seorang laki-laki berinisial “F.E.T” umur 25 tahun tadi pagi sekitar pukul 03.00 WIT, untuk saat ini kami masih mendalami motif apa yang menyebabkan sehingga berani membuat postingan pada akun Media Sosial dengan melakukan ujaran kebencian menyebut dan melecehkan agama,”jelas Kasat Reskrim.

Perlu diketahui, postingan yang diunggah oleh pelaku inisial “F.E.T” ini sekitar pukul 18.00 wit bertuliskan dengan kata, “Kenapa di mesjid kalo dong sholat selalu pake TOAA, karena umat Islam itu RATA” semua TELINGA TULI ditutup dengan dua emoticon ketawa dan emoticon acungkan jari tengah.

Kasat Reskrim menyampaikan, saat ini pelaku F.E.T sudah kami tetapkan tersangka dan sudah kami tahan di Rutan Polres Fakfak dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) jo pasal 45 ayat (2) undang-undang RI nomor 1 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

“Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh warga Fakfak agar tidak terprovokasi, dan menyerahkan semua kepada pihak Kepolisian sehingga tidak menodai Hikmat bulan puasa dan kita semua selalu dapat menjaga filosofi Satu Tungku Tiga Batu yang kita sanjung bersama,”pintanya.

Penulis : Humas Polres Fakfak

Editor : Redaksi Embaranmedia.com

Berita Terkait

Berkas Perkara Tersangka Kasus Ujaran Kebencian di Fakfak Dilimpahkan ke JPU
Demo di Depan Kantor Kejati Maluku, Massa Desak Periksa Kadinkes Malteng
80 Personel TNI-Polri Amankan Sidang Perdana Kasus Kramomongga
3 Pelaku Pengedar Narkoba di Fakfak Berhasil Ditangkap Polisi
Hartaty Kastella Resmi Laporkan Dugaan Kecurangan Hasil Pleno di 2 Distrik ke Bawaslu Fakfak
Diduga Terjadi Kecurangan di Hasil Pleno Distrik, Hartaty Kastella Akan Laporkan 3 PPD ke Bawaslu Fakfak
Kasat Lantas Fakfak Himbau Pengendara Roda Dua Stop Gunakan Kenalpot Brong
Selama Tahun 2023 Polres Fakfak Terima Laporan 151 Kasus, Terjadi Penurunan Kasus 68,21 Persen
Berita ini 180 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Mei 2024 - 20:14 WIB

Berkas Perkara Tersangka Kasus Ujaran Kebencian di Fakfak Dilimpahkan ke JPU

Selasa, 2 April 2024 - 17:26 WIB

Tanggap Cepat, Sat Reskrim Polres Fakfak Berhasil Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian di Medsos

Sabtu, 30 Maret 2024 - 02:14 WIB

Demo di Depan Kantor Kejati Maluku, Massa Desak Periksa Kadinkes Malteng

Selasa, 26 Maret 2024 - 07:48 WIB

80 Personel TNI-Polri Amankan Sidang Perdana Kasus Kramomongga

Minggu, 17 Maret 2024 - 07:40 WIB

3 Pelaku Pengedar Narkoba di Fakfak Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

error: