‘Juara Itu Bonus, Regenerasi Tujuan Kami’, Persembahan Haru Sanggar Tanace di Panggung 666 Tahun Islam di Tanah Papua

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Penampilan Grup Hadrat Sanggar Tanace Remaja Masjid Agung Baitul Makmur menjadi salah satu momen paling berkesan dalam Lomba Islami memperingati 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kabupaten Fakfak, Minggu (02/08/2026) malam.

Lantunan shalawat yang berpadu dengan irama hadrat dan gerakan yang kompak berhasil menghadirkan suasana religius sekaligus mengundang haru para penonton yang memadati arena perlombaan.

Grup tersebut tidak hanya menampilkan kemampuan terbaik dalam memainkan alat musik hadrat dan melantunkan syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga memperlihatkan kekompakan, dedikasi, serta semangat kebersamaan yang mendapat apresiasi dari masyarakat. Penampilan mereka bahkan dinilai sebagai salah satu yang paling memikat sepanjang perlombaan.

Baca Juga :  Wabup Kaimana Buka Raker I KKBS, Tekankan Persatuan dan Harmoni Keluarga Saireri

Suasana semakin menyentuh ketika diketahui bahwa penampilan tersebut dipersembahkan sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu almarhum anggota tim hadrat dan sawat yang semasa hidupnya aktif mengembangkan syiar Islam melalui seni hadrah bersama Sanggar Tanace Remaja Masjid Agung Baitul Makmur yakni, Yadi Slamet Rengen.

Persembahan itu menjadi simbol bahwa semangat pengabdian dan kecintaan almarhum terhadap seni hadrat serta dakwah Islam akan terus hidup dalam setiap lantunan shalawat yang dibawakan oleh rekan-rekannya.

Momen penuh makna tersebut membuat sejumlah penonton larut dalam suasana haru. Beberapa di antaranya tampak menitikkan air mata ketika lantunan shalawat menggema, terlebih saat salah seorang anggota tim menyampaikan pesan penghormatan dan mengenang jasa almarhum yang telah banyak berkontribusi bagi perkembangan seni hadrat di lingkungan masjid maupun Sanggar Tanace.

Baca Juga :  Dinas Perkebunan Fakfak Kenalkan Pala Tomandin ke Pelajar, Ini Pesan Penting untuk Generasi Muda

Tepuk tangan panjang mengiringi berakhirnya penampilan mereka. Dukungan dan apresiasi dari masyarakat menjadi bukti bahwa hadrah tidak hanya dinikmati sebagai sebuah pertunjukan seni, tetapi juga mampu menyampaikan pesan spiritual yang menyentuh hati.

Partisipasi Sanggar Tanace Remaja Masjid Agung Baitul Makmur dalam ajang tersebut bukan sekadar mengejar prestasi, melainkan menjadi wujud komitmen dalam menjaga persaudaraan, melestarikan seni budaya Islam, serta memperkuat syiar keagamaan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Wabup Donatus Dorong Fakfak Susun Peta Potensi Investasi Berbasis Data

Melalui penampilan yang sarat makna itu, semangat kebersamaan, kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta kepedulian terhadap sesama kembali diteguhkan. Momen tersebut menjadi bukti bahwa seni hadrat bukan hanya bagian dari perlombaan, tetapi juga media dakwah yang mampu menyatukan hati, mempererat ukhuwah, serta mewariskan nilai-nilai budaya dan kemanusiaan kepada generasi muda.

Sanggar Tanace Remaja Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak hadir dengan satu visi yakni “Juara itu bonus, Regenerasi adalah tujuan kami”.

Pewarta: Emby || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: