Bupati Fakfak Pastikan Stok BBM Aman, Pertamina Sebut Pasokan Over Supply

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Fakfak dalam kondisi aman bahkan mengalami kelebihan pasokan (over supply). Kepastian tersebut disampaikan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat menyusul antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.

Pernyataan itu disampaikan Bupati kepada awak media usai melakukan peninjauan lapangan, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah telah melakukan koordinasi langsung dengan pihak Pertamina terkait kondisi stok BBM di Kabupaten Fakfak.

Baca Juga :  'Juara Itu Bonus, Regenerasi Tujuan Kami', Persembahan Haru Sanggar Tanace di Panggung 666 Tahun Islam di Tanah Papua

“Terkait BBM, perlu saya sampaikan bahwa tadi malam saya rapat dengan Kepala Pertamina. Untuk BBM di Fakfak stoknya cukup, malah over atau lebih. Jadi tidak ada kekurangan BBM di Kabupaten Fakfak,”tegas Samaun Dahlan.

Bupati menjelaskan bahwa tingginya antrean kendaraan, khususnya untuk solar bersubsidi, lebih disebabkan oleh tingginya kebutuhan dari sektor perikanan dan transportasi.

Karena itu, distribusi solar bersubsidi dilakukan melalui pengaturan kuota harian agar penyalurannya merata kepada masyarakat yang berhak sekaligus mengantisipasi penyalahgunaan, termasuk penggunaan tangki kendaraan yang dimodifikasi.

Baca Juga :  Fraksi Demokrat Soroti SiLPA Rp114,3 Miliar dalam Pertanggungjawaban APBD Kaimana 2025

“Memang kalau solar hari ini kebutuhan nelayan paling tinggi, yaitu yang bersubsidi. Kalau pembagiannya tentu terbatas, tetapi untuk stok keseluruhan itu cukup. Drop Pertamina ke SPBU setiap hari sesuai permintaan selalu terpenuhi dan tidak pernah kurang. Pengaturan antrean juga dilakukan agar pembagian lebih adil dan mengantisipasi tangki yang dimodifikasi,”jelasnya.

Baca Juga :  AFKN Hadirkan UMKM Murah dan Layanan Terapi Akupunktur dalam Peringatan 666 Tahun Islam Masuk di Tanah Papua

Bupati Samaun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena pasokan dari Pertamina tetap berjalan normal sesuai kebutuhan SPBU.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Fakfak akan terus mengawasi distribusi BBM bersama Pertamina sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terjaga dan tidak terjadi kepanikan di tengah masyarakat.

Pewarta: AZT || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: