Ribuan Warga Fakfak Padati Pawai Fajar 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua
EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan memadati ruas jalan di Kabupaten Fakfak untuk mengikuti Pawai Fajar dan Tabliq Akbar dalam rangkaian puncak peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) KH. Ma’ruf Amin, Kabupaten Fakfak. Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran peserta yang datang dari sejumlah distrik, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum.
Pantauan Jurnalis Embaranmedia.com di lapangan, sejak pagi warga telah memadati titik awal kegiatan di kawasan Tanjung Sorpeha. Pawai Fajar dimulai sekitar pukul 06.00 WIT dan bergerak menuju lokasi utama kegiatan di RTH KH. Ma’ruf Amin.
Peserta dari Distrik Fakfak Tengah, Distrik Fakfak, dan Distrik Pariwari turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ribuan kaum muslimin dan muslimah bersama para pelajar berjalan bersama dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan.
Suasana semakin meriah dengan iringan drum band serta penampilan hadrat dari kalangan pelajar. Alunan musik dan lantunan hadrat menghidupkan suasana sepanjang perjalanan sekaligus menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan dari sepanjang jalur yang dilalui peserta.
Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar menjadi gambaran tingginya antusiasme warga Fakfak dalam memperingati perjalanan panjang sejarah masuknya Islam di Tanah Papua.
Pawai Fajar tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan sejarah keagamaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Fakfak.
Setibanya di RTH KH. Ma’ruf Amin, ribuan peserta kemudian mengikuti rangkaian kegiatan Tabliq Akbar serta Launching Buku Sejarah Agama Islam Masuk Tanah Papua.
Puncak peringatan 666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua yang dipusatkan di Kabupaten Fakfak ini sekaligus memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat. Momentum tersebut menjadi ruang bersama untuk menjaga sejarah, merawat toleransi, mempererat persaudaraan, serta memperkuat persatuan masyarakat di Tanah Mbaham-Matta.
Bagi masyarakat Fakfak, peringatan 666 tahun ini bukan sekadar mengenang perjalanan sejarah masuknya Islam di Tanah Papua, tetapi juga menjadi momentum untuk mewariskan nilai-nilai persaudaraan dan kerukunan kepada generasi mendatang.
Jurnalis: Emby || Editor: Redaksi Embaranmedia

















