Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama 2026, Kesbangpol Fakfak Ajak Warga Rawat Toleransi

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Fakfak menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Fasilitasi Kerukunan Umat Beragama dan Penghayat Kepercayaan di Kabupaten Fakfak Tahun 2026, bertempat di Kantor Distrik Pariwari, Senin (14/09/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam memperkuat kerukunan, toleransi, serta persatuan masyarakat di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan kepercayaan yang hidup di daerah tersebut.

Dalam arahannya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Fakfak, Donald Semuel Henry Wenggi, S.T., M.M., mengajak seluruh peserta dan elemen masyarakat untuk terus menjaga keseimbangan, kenyamanan, ketertiban, dan kedamaian di Kabupaten Fakfak.

Menurut Donald, kerukunan yang selama ini terpelihara merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, setiap persoalan yang berpotensi menimbulkan konflik perlu dideteksi dan diselesaikan sejak dini melalui komunikasi serta pendekatan yang baik.

Baca Juga :  Wujudkan Fakfak Bersih dan Hijau, Polres Fakfak Galakkan Aksi Green Policing

“Jangan sampai persoalan kecil berkembang menjadi persoalan besar. Kita bersyukur karena selama ini kerukunan di daerah kita tetap terjaga. Hal ini harus terus kita pertahankan bersama,” ujarnya.

Donald juga menekankan pentingnya peran orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta generasi muda dalam menjaga nilai-nilai kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai positif dan budaya yang telah diwariskan oleh para orang tua harus terus ditanamkan kepada generasi berikutnya.

Ia turut mengingatkan bahwa perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, khususnya media sosial, dapat memberikan dampak positif maupun negatif. Penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks dapat memicu kesalahpahaman dan bahkan berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Jumat Keliling, Polres Fakfak Dekatkan Diri dengan Masyarakat dan Perkuat Kamtibmas

“Oleh karena itu, setiap informasi yang kita terima harus disikapi dengan bijak. Jangan langsung percaya atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Kita harus saling mengingatkan dan menjaga komunikasi yang baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan perbedaan sebagai sumber pertentangan. Perbedaan agama, suku, budaya, dan latar belakang masyarakat hendaknya dipandang sebagai kekayaan yang harus disyukuri dan dirawat bersama.

Menurutnya, pengalaman hidup dan interaksi masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia menunjukkan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan apabila dibangun dengan sikap saling menghormati.

Baca Juga :  Harga Cabai di Fakfak Melonjak, Tembus Hampir Rp200 Ribu per Kilogram

“Perbedaan jangan membuat kita terpecah. Justru perbedaan itu adalah sesuatu yang harus kita syukuri. Yang paling penting adalah bagaimana kita saling menghargai dan menghormati keyakinan masing-masing,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memahami dan menghormati batas-batas dalam pelaksanaan ibadah masing-masing agama. Sikap saling menghormati tersebut dinilai menjadi salah satu kunci dalam menjaga keharmonisan dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Fakfak.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh elemen Masyarakat dapat semakin memahami pentingnya menjaga toleransi, memperkuat komunikasi, serta Bersama-sama mencegah potensi konflik demi terciptanya kehidupan Masyarakat yang aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Fakfak.

Pewarta :Zulkifli Rohrohmana || Editor : Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: