Masjid Nur-Hidyat Geser Mulai Direnovasi, Warga Bergotong Royong

EMBARANMEDIA.COM, SERAM BAGIAN TIMUR – Suasana penuh kegembiraan menyelimuti warga Dusun Kampung Baru, Desa Geser, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, menyusul dimulainya pekerjaan perbaikan dan renovasi Masjid Nur-Hidyat, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIT tersebut mendapat antusiasme masyarakat. Warga berbondong-bondong datang dan bergotong royong membantu proses awal perbaikan rumah ibadah yang selama ini menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Negeri Geser yang juga selaku Raja Adat Negeri Geser, kepala dusun, tokoh agama, serta ratusan masyarakat.

Baca Juga :  Dua Titik Karhutla Baru Muncul di Kaimana, Satgas Siapkan Tim Pemadaman

Masjid Nur-Hidyat diketahui telah berdiri sejak 1987. Seiring berjalannya waktu, kondisi bangunan mengalami kerusakan di sejumlah bagian, terutama atap, dinding, dan lantai yang dinilai sudah tidak layak digunakan.

Kerusakan pada bagian atap bahkan menyebabkan kebocoran ketika hujan turun. Kondisi tersebut membuat jamaah merasa kurang nyaman saat melaksanakan ibadah.

Ketua Panitia Renovasi Masjid Nur-Hidyat, Suli Rumonin, mengatakan perbaikan masjid telah lama menjadi harapan masyarakat.

Menurutnya, masjid tersebut setiap hari digunakan oleh puluhan jamaah untuk melaksanakan salat sehingga kondisi bangunan yang mengalami kerusakan perlu segera mendapatkan perhatian.

Baca Juga :  Harga Cabai di Fakfak Melonjak, Tembus Hampir Rp200 Ribu per Kilogram

“Sudah lama masyarakat berharap masjid ini diperbaiki. Setiap hari puluhan jamaah melaksanakan salat di sini. Sekarang harapan itu mulai terwujud berkat kerja sama berbagai pihak,”ujar Suli.

Sementara itu, Sekretaris Panitia, Ahmat Rumonin, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap proses renovasi Masjid Nur-Hidyat.

Ia menilai semangat gotong royong masyarakat menjadi bukti kuatnya persatuan warga dalam menjaga dan membangun fasilitas keagamaan di lingkungan mereka.

Baca Juga :  Mau Kirim Bibit Pala Tomandin ke Luar Fakfak? Simak 8 Prosedurnya

“Ini adalah bukti persatuan kita. Masjid bukan hanya tempat salat, tetapi juga menjadi pusat kehidupan masyarakat,” kata Ahmat.

Ia berharap proses renovasi dapat berjalan lancar hingga selesai dan masjid tersebut nantinya dapat kembali digunakan masyarakat dengan kondisi yang lebih nyaman dan aman.

“Semoga setelah selesai, masjid ini bisa digunakan dengan nyaman, aman, dan menjadi kebanggaan kita semua. Aamiin,”pungkasnya.

Pewarta: Ali Gurium || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: