Pokja Perempuan MRPB Gali Potensi Lokal untuk Perempuan Fakfak
EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK — Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Fakfak untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mendorong penguatan pemberdayaan perempuan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan peningkatan potensi ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Kunjungan tersebut melibatkan sejumlah unsur masyarakat, di antaranya tokoh perempuan, tokoh agama, tokoh adat, organisasi perempuan, serta instansi terkait. Dalam kegiatan itu, unsur Pemberdayaan Perempuan, Koperasi, dan Kesbangpol turut menyampaikan materi, masukan, serta gagasan terkait penguatan kapasitas perempuan dan pengembangan potensi masyarakat.
Anggota Pokja Perempuan MRPB, Theres Florensia Ateta, S.T., mengatakan kunjungan kerja tersebut tidak sekadar menjadi agenda kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai potensi daerah yang dapat dikembangkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya perempuan Papua.
Menurut Theres, pengembangan SDM perlu dilakukan melalui pelatihan yang disesuaikan dengan potensi lokal. Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat memiliki keterampilan untuk mengolah dan mengembangkan sumber daya alam yang tersedia menjadi peluang ekonomi.
“Bukan hanya sekadar kunjungan kerja, tetapi ada program yang akan diusahakan, yaitu mengembangkan potensi SDM dengan melakukan pelatihan-pelatihan berbasis lokal. Kita ingin melihat potensi sumber daya alam yang bisa dikembangkan sehingga menjadi salah satu peluang ekonomi untuk menjadi lebih baik,” ujar Theres kepada wartawan embaranmedia.com, kamis (01/10/2026).
Ia menilai perempuan Papua memiliki potensi besar yang perlu terus dikembangkan. Selain memiliki peran penting dalam keluarga, perempuan juga dapat mengambil bagian sebagai penggerak ekonomi dan pembangunan di tengah masyarakat.
“Perempuan adalah salah satu fondasi keluarga yang bisa membuat kesejahteraan itu ada. Karena itu, potensi perempuan Papua harus terus dikembangkan dan diberikan ruang untuk meningkatkan kemampuan serta kemandirian ekonominya,” katanya.
Dalam diskusi tersebut, materi dari unsur Pemberdayaan Perempuan, Koperasi, dan Kesbangpol menjadi bagian dari pembahasan mengenai penguatan kapasitas, kelembagaan, ekonomi, serta peningkatan partisipasi perempuan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Berbagai masukan yang dihimpun selama kunjungan kerja selanjutnya diharapkan menjadi bahan bagi Pokja Perempuan MRPB dalam menyusun rekomendasi dan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Fakfak.
Pokja Perempuan MRPB juga mendorong agar hasil kunjungan tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program konkret, terutama dalam pengembangan SDM, penguatan koperasi, pemberdayaan perempuan, serta pemanfaatan sumber daya alam berbasis kearifan lokal.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan penyampaian aspirasi dari para peserta. Aspirasi tersebut menjadi bahan untuk merumuskan sejumlah rekomendasi yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perempuan dan masyarakat di Kabupaten Fakfak.
Pewarta : Zulkifli Rohrohmana
Editor : Redaksi Embaranmedia

















