Pokja Perempuan MRPB Serap Aspirasi di Fakfak, Dorong Pelatihan Lokal

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK — Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Fakfak untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mendorong penguatan perlindungan, pemberdayaan, dan pengembangan potensi perempuan Papua, yang bertempat di Aula Gereja Santo Paulus Fakfak Papua Barat, Kamis (01/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi ruang dialog bersama tokoh perempuan, tokoh agama, tokoh adat, serta organisasi perempuan di Kabupaten Fakfak. Selain menyerap aspirasi, kegiatan ini diarahkan untuk menggali potensi sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) lokal yang dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat.

Anggota MRPB Pokja Perempuan, Theres Florensia Ateta, S.T., mengatakan perempuan Papua memiliki peran strategis dalam keluarga, kehidupan bermasyarakat, dan pembangunan daerah. Karena itu, pemberdayaan perempuan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan potensi daerah.

Baca Juga :  Resmi! Bupati Fakfak Terbitkan Edaran Penghentian Sementara Pembelajaran Tatap Muka akibat Kabut Asap Karhutla

“Perempuan adalah salah satu fondasi keluarga. Ketika perempuan diberdayakan dan memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi yang ada, maka hal tersebut dapat ikut mendorong terciptanya kesejahteraan keluarga,” ujar Theres kepada wartawan embaranmedia.com, kamis (01/10/2026).

Ia menjelaskan, kunjungan kerja tersebut tidak hanya berorientasi pada penyerapan aspirasi, tetapi juga menjadi langkah awal untuk mendorong program pengembangan kapasitas perempuan melalui pelatihan berbasis potensi lokal.

Menurut Theres, pelatihan tersebut diharapkan mampu mengidentifikasi dan mengembangkan potensi sumber daya alam yang tersedia di Kabupaten Fakfak sehingga memiliki nilai tambah dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Bukan hanya sekadar kunjungan kerja, tetapi ada program yang akan diusahakan, yaitu mengembangkan potensi SDM dengan melakukan pelatihan-pelatihan berbasis lokal. Kita ingin melihat potensi sumber daya alam yang bisa dikembangkan sehingga menjadi peluang ekonomi yang lebih baik,” katanya.

Baca Juga :  GOR Krapangit Gewab Jadi Arena Adu Gengsi 84 Tim di Bupati Cup Fakfak

Theres menambahkan, perempuan Papua perlu memperoleh ruang, kesempatan, dan dukungan yang memadai agar potensi mereka dapat berkembang secara optimal. Penguatan keterampilan dan kapasitas perempuan dinilai penting untuk mendukung ketahanan ekonomi keluarga sekaligus meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Pokja Perempuan MRPB juga mengharapkan partisipasi aktif masyarakat dan organisasi perempuan untuk menyampaikan gagasan, masukan, serta rekomendasi. Aspirasi tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam merancang program dan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Ia berharap, hasil dialog bersama para pemangku kepentingan di Fakfak dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta perlindungan perempuan dan anak.

Baca Juga :  Futsal Bupati Cup 2026 Resmi Bergulir, Samaun Dahlan Bidik Talenta Baru Fakfak

Menurutnya, setiap program perlu memperhatikan kebutuhan masyarakat, potensi daerah, dan kearifan lokal agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh perempuan dan anak Papua.

“Harapan kami, diskusi ini dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan maupun usulan kegiatan yang nyata bagi perempuan Papua dan anak Papua, khususnya di Kabupaten Fakfak,” pungkasnya.

Melalui kunjungan kerja ini, aspirasi perempuan diharapkan tidak berhenti pada forum dialog, tetapi dapat menjadi pijakan untuk mendorong program pemberdayaan yang nyata, memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, serta membuka lebih banyak kesempatan bagi perempuan Papua untuk berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Fakfak.

Pewarta: Zulkifli Rohrohmana || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: