IAKMI dan IBI Bagikan 1.400 Masker di Tengah Kabut Asap Kaimana

EMBARANMEDIA.COM, KAIMANA — Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kabupaten Kaimana bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) membagikan 1.400 masker kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan dampak paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kaimana.

Kegiatan pembagian masker tersebut dipusatkan di kawasan Pasar Baru, Air Tiba, Krooy, Kabupaten Kaimana, Jumat (2/10/2026). Masker diberikan terutama kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di kawasan pasar dan ruang terbuka.

Ketua IAKMI Kabupaten Kaimana, Jubair Rumakat, SKM., MM., mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian organisasi kesehatan bersama tenaga kesehatan terhadap masyarakat yang tetap menjalankan aktivitas di tengah kondisi udara yang dipengaruhi kabut asap.

Menurut Jubair, pemantauan tim surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana menunjukkan adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga :  Bentuk Ikhtiar, Ketua DMI Fakfak: Sholat Istisqa Bisa Kembali Digelar Jika Kemarau Berlanjut

“Dari pantauan tim surveilans Dinas Kesehatan Kaimana, berdasarkan laporan dari 10 puskesmas, terjadi peningkatan kasus ISPA mulai Juli minggu ke-28 hingga September minggu ke-38,” kata Jubair.

Ia menjelaskan, peningkatan kasus tersebut terpantau di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk RSUD Kaimana dan beberapa puskesmas yang berada di wilayah pinggiran. Kondisi ini menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan langkah pencegahan di tengah masyarakat.

Jubair mengatakan penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan partikel asap, khususnya bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga :  Dinas Perikanan dan Kelautan Fakfak Dorong Kemandirian Pakan Ikan di Tetar

“Masker ini kami peroleh secara sukarela. IAKMI menyumbang 700 masker dan IBI juga 700 masker, sehingga total ada 1.400 masker yang kami bagikan kepada masyarakat,”ujarnya.

Pembagian masker dilakukan dengan menyasar warga yang berada di kawasan pasar, termasuk pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka. Meski jumlah yang tersedia terbatas, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya perlindungan diri.

Jubair mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan meningkatkan perhatian terhadap kesehatan selama kondisi kabut asap masih terjadi. Warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di ruang terbuka apabila tidak diperlukan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kaimana, di tengah kondisi kabut asap akibat Karhutla, agar tetap menggunakan masker jika berada di luar rumah, minum air putih yang cukup dan tetap menjaga kebersihan diri,” katanya.

Baca Juga :  TEP Unpad Fasilitasi Pembentukan Pokdarwis Seven Iffar Teletubbies di Fakfak

Ia menambahkan, masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi tubuh. Apabila mengalami keluhan kesehatan yang berkaitan dengan saluran pernapasan, warga diharapkan segera memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia.

IAKMI dan IBI berharap pembagian masker tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat. Kesadaran untuk melindungi diri, menjaga lingkungan serta mencegah aktivitas yang dapat memicu kebakaran diharapkan terus ditingkatkan selama kondisi udara belum sepenuhnya kembali normal.

Pewarta: Yon || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: