Menu

Mode Gelap
Natal PKK BRI Fakfak Penuh Kebersamaan, Nilai Satu Tungku Tiga Batu Ditekankan Cetak Sejarah di Mubes III, Nanda Holifa Putri Weripi Resmi Jadi Ketua Umum HMP Administrasi Publik 2026–2027 BRI Fakfak Kenalkan QRIS dan Layanan Digital ke GKI Klasis Fakfak Pemkab Fakfak Benahi Kebun Induk Pala Tomandin, Fondasi Pala Unggul dan Perlindungan Indikasi Geografis Hilirisasi Pala Fakfak Dikebut, Disbun–BPP Kolaborasi Perkuat Pekebun Efisiensi Anggaran Tak Hentikan Musrenbang Kampung Sekban, Aspirasi Warga Tetap Dibahas

Opini

75 Tahun Kebangkitan Nasionalisme

badge-check


					75 Tahun Kebangkitan Nasionalisme Perbesar

Oleh : Moh Ali Sagara, SKM

Ketua KNPI Distrik Teluk Patipi

Embaranmedia.comFakfak – Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa tahun 1908 perjuangan generasi muda mempunyai format baru dan nuangsa yang baru, perjuangan generasi muda saat itu telah dinafiki oleh semangat kebangsaan dengan menggunakan organisasi sebagai strategi perjuangan.

Perjuangan generasi muda sekarang masih belum selesai dan tidak boleh berhenti. Saat ini kita merasakan bahwa NKRI menghadapi tantangan zaman, dimana keberadaan tata nilai yang sebelumnya mantap bagi kehidupan negara kesatuan di pertanyakan sehingga menimbulkan krisis. Inilah tanda kemerosotan dalam mengakomodasikan makna Negara Kesatuan maupun ketahanan nasional kita.

Sejatinya, KNPI Kab. Fakfak wajib melestarikan kesatuan dan persatuan bangsa, Negara dan Rakyat dengan menggali kembali fundamen negara kita sebagai negara kebangsaan dan negara persatuan.

Untuk itu saya mengajak marilah kita tinggalkan kekerasan karena jalan kekerasan tanpa ujung, kebencian takkan berakhir kalau dibalas dengan kebencian, tetapi kebencian akan berakhir kalau dibalas dengan cinta kasih, yang terbaik adalah kembali merajut nilai-nilai luhur bangsa. Yang ditandai dengan sikap toleran, ramah, gotong royong, tolong-menolong terpatri nilai-nilai manusiawi dan solidaritasnya.

Lalu bagaimana generasi muda fakfak bersikap ditengah-tengah ancaman disintegrasi ? kuncinya adalah memperbaiki kondisi sosial seperti meredam kecemburuan yang syarat akan prasangka dan curiga. Mengubur jurang pemisah antara kaya dan miskin, secara sadar dan bertanggungjawab kita buka jendela, pintu dan ruang yang kondusif sehingga warga bangsa dinegeri ini diberi kesempatan yang sama untuk berkarya. Kuncinya adalah mengembangkan kesetaraan sosial warga bangsa. (EF)

Baca Lainnya

TikTok, Media, dan Pengendalian Cara Berpikir Manusia

14 Januari 2026 - 12:16

Menikah Muda: Antara Tren Viral dan Realita Perempuan Fakfak

6 Januari 2026 - 13:34

Dana Pendidikan dalam Pusaran Kepentingan Politik

17 Desember 2025 - 10:25

Marriage is Not Scary: Pernikahan Tidak Menakutkan

16 Desember 2025 - 14:24

Infrastruktur yang Menyatukan: Menuju Papua Barat Daya yang Maju dan Sejahtera

13 Desember 2025 - 08:58

Trending di Opini
WhatsApp
error:
https://transparansiindonesia.co.id/data/ https://sulutaktual.com/wp-includes/ https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY