Menu

Mode Gelap
Perumda Tirta Pala Fakfak Siap Lapor Polisi soal Sambungan Air Ilegal Wakil Ketua II DPRK Fakfak Tinjau PT Rimbun Sawit Papua di Bomberay, Soroti CSR dan Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal Air Bersih di Fakfak Mengalir Bertahap Usai Perbaikan Pipa Transmisi Musrenbang di Bomberay Fokus Prioritas, Dorong Investasi dan Kesejahteraan Kolaborasi Pemberdayaan: YP2M3F dan Pemda Fakfak Perkuat Fondasi Program Kapala Emas Pererat Silaturahmi, Wanita Islam Al-Khairaat Fakfak Adakan Safari Ramadhan 2026

Opini

Sebuah Cerita Para Pejuang Mantan Veteran Asal Patipi Pada Perang Dunia Ke-II Oleh Moh. Ali Sagara

badge-check


					Ketua KNPI Distrik Teluk Patipi, Moh Ali Sagara (Foto: Istimewa) Perbesar

Ketua KNPI Distrik Teluk Patipi, Moh Ali Sagara (Foto: Istimewa)

KNPI DISTRIK TELUK PATIPI & PEMERINTAH KAMP. PATIPI PASIR, Kepala Distrik, Koramil, Kapolpos, 13 Kepala Kampung se Distrik Teluk Patipi serta Kepala-Kepala Sekolah dan Masyarakat Distrik Teluk Patipi melakukan ziarah di Tempat Pembantaian Waktu Perang Dunia II di Kamp. Patipi Pasir. (Foto: Istimewa)

Embaranmedia.com, Fakfak – Sebuah kisah yang diceritakan oleh Pemuda Teluk Patipi yakni Ketua KNPI Distrik Teluk Patipi, Moh. Ali Sagara tentang  Mantan Veteran Asal Kampung Patipi yang melakukan perjuangan hidup dan matinya melawan penjajah waktu perang dunia II.

Menurutnya, Pada tanggal 11 Januari 1942 Jepang masuk di Indonesia dan Jepang menerjunkan 10.000 Pasukannya di Irian Barat yaitu Kokas, disitu juga Jepang menempatkan pasukannya yang lain di Kampung Patipi/Itupa saat itu sebanyak 1.029 dengan seorang komandan yang bernama kumis jho.

“Jepang mulai melakukan penjajahan terhadap warga sipil yang ada di Patipi, jika ada yang mencoba untuk melawan akan di tangkap dan di lakukan penyembelihan dengan jumlah sementara data yang kami temukan dilapangan yaitu jiwa yang di bantai 100 lebih dan bagi kaum perempuan ada yg di perkosa, “Papar Moh. Ali Sagara kepada media ini, Senin (23/08/2021) Pagi.

Lanjut ceritanya, pada waktu itu tidak pernah berpikir pulang dalam keadaan hidup-hidup, yang dipikirkan hanyalah bagaimana bisa husir penjajah, supaya tidak menderita lagi. Sibuk bergerilya, masuk keluar hutan pakai bambu runcing melawan mereka yang pakai senjata api, Waktu itu hanya ada 2 pilihan jika bertemu penjajah diculik atau ditembak mati.

“Tapi tak ada satu pun dari para pejuang veteran 1945 yang takut, Inilah mereka mantan veteran asal Patipi Distrik Teluk Patipi, Kabupaten Fakfak Papua Barat, “Tandasnya.

Sekilas nama-nama mereka terdengar asing, sebab tak pernah kita jumpai di buku-buku sejarah. Namun, dahulu mereka berperang di pelosok timur Nusantara. Di balik punggung mereka yang tegap, ada nyawa yang harus mereka pertaruhkan demi satu hal yang tak bisa ditawar lagil yaitu KEMERDEKAAN. 

Tambahnya, namun, keindahan hasil juang mereka tak berlaku untuk masa mereka. Di 76 tahun Indonesia merdeka, perjuangan mereka kurang diperhatikan. Selain hidup serba terbatas, mereka kini hanya bisa memberikan isyarat bahwa mereka dahulu pernah berjuang untuk NKRI.

“Kepada anak cucu mereka, mereka bercerita, momen terberat ialah saat tahu teman-teman seperjuangan mereka juga bernasib sama: yaitu di Bantai Oleh Jepang, “Ungkap Cerita oleh Ali Sagara.

Moh. Ali Sagara juga mengajak kepada Pemuda Indonesia, 76 tahun pasca Indonesia merdeka, kita bisa bersama-sama memberikan apresiasi dan penghormatan kepada mereka, para veteran yang pertaruhkan hidup dan mati demi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia. (EM/01)

Baca Lainnya

Akademisi Marthen Pentury Kritik Pengelolaan Air Bersih di Fakfak: 29 Tahun Tak Tuntas, Warga Masih Trauma

20 Februari 2026 - 15:07

TikTok, Media, dan Pengendalian Cara Berpikir Manusia

14 Januari 2026 - 12:16

Menikah Muda: Antara Tren Viral dan Realita Perempuan Fakfak

6 Januari 2026 - 13:34

Dana Pendidikan dalam Pusaran Kepentingan Politik

17 Desember 2025 - 10:25

Marriage is Not Scary: Pernikahan Tidak Menakutkan

16 Desember 2025 - 14:24

Trending di Opini
WhatsApp
error:
https://transparansiindonesia.co.id/data/ https://sulutaktual.com/wp-includes/ https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY