Menu

Mode Gelap
Perisba Fakfak Hadir di Arguni, Berbagi Jelang Bulan Suci Ramadhan Program MBG di Fakfak Tengah Dinilai Positif, Kebersihan Dapur Sehat Jadi Sorotan Tidak Punya Sertifikat Halal, UMKM Fakfak Terancam Tak Bisa Jual Produk Mulai 2026 Tak Main-Main, Festival Pesona Kota Pala Fakfak Kini Dilindungi Hak Kekayaan Intelektual Tak Disangka, Sisa Panen Pala Masih Dongkrak PAD Fakfak Ibsan Iba Angkat Suara soal Penjualan Pinang di Fakfak, Soroti Soal Keadilan dan Kebersamaan

Pemerintahan

Inilah Instruksi Presiden terkait Penanganan Pengungsi Erupsi Gunung Ruang

badge-check


					Inilah Instruksi Presiden terkait Penanganan Pengungsi Erupsi Gunung Ruang Perbesar

Embaranmedia.com, JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)  memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Penanganan Pengungsi Erupsi Gunung Ruang, Jumat (03/05/2024), di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam ratas tersebut, Presiden menyampaikan sejumlah arahan untuk penanganan pengungsi akibat erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara (Sulut) yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pertama, Presiden meminta agar dilakukan percepatan relokasi korban bencana erupsi Gunung Ruang. Presiden menekankan, berdasarkan tata ruang yang ada, para pengungsi tidak diperbolehkan kembali ke tempat asalnya.

“Diperlukan relokasi untuk pemukiman yang harus dipercepat dan juga urusan pertanahan, termasuk urusan rumah dan yang berkaitan dengan pekerjaan,” ujar Presiden.

Kedua, Presiden meminta jajaran untuk memastikan lokasi relokasi sudah tepat dan sesuai. Secara khusus, Kepala Negara memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agus Harimurti Yudhoyono untuk melakukan pengecekan di lapangan.

“Pastikan bahwa lokasi yang dituju sudah clear and clean, ini nanti Pak Menteri ATR lapangannya dilihat betul,” tegasnya.

Ketiga, Presiden meminta jajaran terkait untuk segera membuat skema terkait pendanaan, bantuan, hingga kalkulasi anggaran yang dibutuhkan untuk relokasi tersebut.

“Dan yang paling penting identifikasi beberapa bangunan yang rusak dan infrastruktur yang terdampak, baik itu sekolah, rumah sakit, ataupun jembatan, dan kalkulasi anggaran yang dibutuhkan,” tandasnya.

Sebagai informasi, Gunung Ruang yang berada di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mengalami erupsi sejak 16 April lalu. Erupsi ini mengakibatkan sekitar 9.000 orang mengungsi dan sekitar 12.000 penduduk perlu dievakuasi.

Baca Lainnya

Program MBG di Fakfak Tengah Dinilai Positif, Kebersihan Dapur Sehat Jadi Sorotan

5 Februari 2026 - 06:23

Tak Main-Main, Festival Pesona Kota Pala Fakfak Kini Dilindungi Hak Kekayaan Intelektual

4 Februari 2026 - 07:13

Tak Disangka, Sisa Panen Pala Masih Dongkrak PAD Fakfak

4 Februari 2026 - 06:45

Ops Keselamatan Mansinam 2026 Mulai Digelar, Polres Fakfak Utamakan Edukasi Lalu Lintas

3 Februari 2026 - 13:20

Dinas Pertanian Fakfak Siap Dampingi Kampung Wujudkan Kemandirian Pangan

3 Februari 2026 - 09:09

Trending di Pemerintahan
WhatsApp
error:
https://transparansiindonesia.co.id/data/ https://sulutaktual.com/wp-includes/ https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY