Menu

Mode Gelap
Musrenbang Pariwari 2026, Bupati Samaun Soroti Validasi Data Bansos dan Prioritas Listrik-Air Bersih Wagub Abdullah Vanath Temui Massa Demo Gunung Botak, Pemuda Desak Transparansi Tambang Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat

Opini

Bagaimana Pemuda Menyikapi Pilkada 2024 ?

badge-check


					(Foto: EM/Ilustrasi). Perbesar

(Foto: EM/Ilustrasi).

Oleh: Ismail Weripang, S.IP

Negarawan Muda

EMBARANMEDIA.COM – Keterlibatan generasi muda dalam pilkada Fakfak 2024 diharapkan untuk meminimalisir hal-hal negatif, seperti hoax dan juga propaganda di media sosial yang dapat memecah belah berbagai pihak, yang berdampak buruk bagi pesta demokrasi Pilkada 2024.

Semboyan Satu tungku tiga batu rasanya perlu di tanamkan dalam setiap jiwa masyarakat Fakfak bahwa walaupun perbedaan Pilihan politik tidak membuat kita goyah dan terpecah belah. generasi muda di harapkan mampu memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat Fakfak.

Generasi muda tidak hanya berperan sebagai Pemilih tetapi juga melibatkan dirinya sebagai bagian penyelenggaraan pilkada 2024, mulai dari tingkat tempat pemungutan suara (TPS), Menjadi seorang penyelenggara Pilkada artinya siap untuk menjadi bagian dari integral dari proses demokratisasi. Menjadi tim pemenangan calon bupati dan calon wakil bupati Fakfak memberikan pengalaman kepada generasi muda tentang dinamika perpolitikan dan menghindari politik uang.

Generasi muda cenderung lebih peduli terhadap isu isu sosial, lingkungan dan juga pendidikan, generasi muda ingin adanya perubahan positif bagi masyarakat Fakfak, Generasi muda juga aktif dalam mempertahankan hak suara.

Suara generasi muda sangat penting dalam Pilkada karena mereka adalah kelompok yang paling banyak terpengaruh oleh kebijakan pemerintah. Selain itu, generasi muda juga memiliki pandangan yang berbeda tentang isu-isu penting yang mempengaruhi negara kita.

Oleh karena itu, sangat penting bagi generasi muda untuk menggunakan hak suara mereka dan memastikan bahwa suara mereka didengar dalam Pilkada 2024.

Generasi muda cenderung mendambakan pemimpin yang memperhatikan isu-isu penting seperti pendidikan, kesehatan lingkungan, hukum, ekonomi keadilan dan kesejahteraan masyarakat, serta memiliki visi untuk masa depan suatu daerah, lebih khususnya Kabupaten Fakfak. Pemimpin yang memiliki jiwa keteladanan serta memberikan citra baru dan tulus kepada rakyatnya.

Generasi muda berharap agar Pilkada 2024 menjadi pemilu yang adil, demokratis, dan transparansi. Hingga banyaknya suara generasi muda sebanding dengan apa yang di impikan oleh para generasi muda, Pemimpin yang bertanggung jawab terhadap Rakyatnya.

Penting untuk dicatat bahwa pemilihan calon yang tepat tidak hanya tanggung jawab penyelenggara Pilkada, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, upaya kolaboratif antara pemerintah, lembaga pemantau Pilkada, media massa, dan masyarakat perlu terus ditingkatkan guna menciptakan Pilkada yang berkualitas dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi.

Baca Lainnya

Satu Tahun Kepemimpinan Samaun–Donatus di Fakfak, Akademisi Beri Catatan dan Harapan

5 Maret 2026 - 15:52

Seragam Gratis dan Tantangan Mutu Pendidikan di Fakfak

27 Februari 2026 - 07:11

Akademisi Marthen Pentury Kritik Pengelolaan Air Bersih di Fakfak: 29 Tahun Tak Tuntas, Warga Masih Trauma

20 Februari 2026 - 15:07

TikTok, Media, dan Pengendalian Cara Berpikir Manusia

14 Januari 2026 - 12:16

Menikah Muda: Antara Tren Viral dan Realita Perempuan Fakfak

6 Januari 2026 - 13:34

Trending di Opini
WhatsApp
error: