BPJS Ketenagakerjaan Fakfak Gelar Sosialisasi Perlindungan untuk Tukang Ojek

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Fakfak mengadakan sosialisasi kepada tukang ojek yang ada di wilayah tersebut, guna memperkenalkan berbagai program perlindungan ketenagakerjaan .

Acara yang diselenggarakan di kawasanpusat kota ini bertujuan untuk memberikan pemahamanmengenai manfaat penting dari jaminan sosial bagi pekerjainformal, khususnya tukang ojek.

Hal itu disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Fakfak, Ibu Ingrid melalui rilisnya kepada Embaranmedia.com, Jumat (28/02/2025) pagi.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Babinsa Kramomongga Dorong Semangat Persatuan dan Gotong Royong

Dikatakannya, Banyak tukang ojek yang belum menyadari pentingnya perlindungan sosial, padahal mereka memiliki risiko yang cukup besar dalammenjalankan profesinya.

“Kami ingin memberi informasikepada mereka tentang pentingnya memiliki perlindungan dalam bentuk jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, serta jaminan kematian. Program-program ini dirancang untukmelindungi mereka dari risiko yang mungkin terjadi saatbekerja,” kata Ingrid.

Baca Juga :  Kapolres Naim Ishak Hadiri Syukuran Jacket Tangguh UCC, 42 Personel Amankan Agenda Nasional di Arguni

Acara sosialisasi ini mendapat respons positif dari para tukangojek yang hadir.

Beberapa di antaranya mengungkapkan rasa terima kasih karena mendapatkan pengetahuan baru mengenaipentingnya program ini.

Salah seorang tukang ojek yang merasa terbantu dengan adanya informasi tersebut mengatakan, pihaknya bekerja keras setiap hari, dan kadang-kadang lupa untuk memikirkan perlindungan di masa depan.

Baca Juga :  Dandim 1803/Fakfak Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan di Peringatan 57 Tahun Pepera

“Sosialisasi ini sangat bermanfaat, dan saya akan mendaftaruntuk ikut program BPJS Ketenagakerjaan,” tuturnya.

Sebagai bentuk dukungan, BPJS Ketenagakerjaan juga membuka pendaftaran langsung bagi para tukang ojek yang ingin mendaftar menjadi peserta.

Diharapkan melalui sosialisasi ini, lebih banyak pekerja informal, termasuk tukangojek, yang sadar akan pentingnya perlindungan ketenagakerjaan demi kesejahteraan jangka panjang. (EM/AZT)

Tutup
error: