Tatap Muka ASN, Walikota dan Wawali Ambon Sampaikan Persoalan Yang Harus Dituntaskan

EMBARANMEDIA.COM, AMBON – Bertatap muka untuk pertama kalinya dengan ASN Pemkot Ambon, Raja/Kades, Lurah, Selasa (4/03/2025) di Ballroom Maluku City Mall (MCM). Wali kota Bodewin M. Wattimena dan Wakil Wali Kota (Wawali) Ely Toisuta menyampaikan, sejumlah persoalan yang mesti dituntaskan dalam waktu dekat.

Wattimena mengatakan, salah satu tantagan besar yang dihadapi adalah persoalan sampah. Plehnya itu, dirinya akan menyiapkan anggaran untuk perbaikan tempat pembungan sampah (TPS) di seluruh kota ambon.

“Pemkot juga berencana menambah 10 unit truk sampah guna meningkatkan sistem pengangkutan sampah di kota Ambon,” kata Bodewin.

Ada pun beberapa poin penting yang disampaikan Walikota Ambon Bodewin Wattimena diantaranya untuk seluruh ASN pentingnya menjalankan tugas dengan disiplin dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Pemkab Fakfak Dorong SNI Pala Tomandin, Petani Diminta Jaga Kualitas Hadapi Panen 2026

“Seluruh program dan kebijakan lima tahun ke depan harus sejalan dengan visi Ambon yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan,” ujar Bodewin.

 Ia pu meminta agar seluruh ASN Pemkot Ambon bisa segera menyesuaikan dan mengerjakan apa yang menjadi harapan dirinya bersama Wakil Walikota dalam membangun Kota Ambon lima tahun mendatang.

“Tinggalkan kebiasaan yang sering menghabiskan waktu di rumah kopi saat jam kerja. Sebagai langkah tegas, ASN yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan akan dikenakan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP),” tandas Bodewin.

Di bidang transportasi, penataan ulang Pasar Mardika juga menjadi prioritas guna mengatasi kemacetan. Pedagang tidak lagi diperbolehkan berjualan di badan jalan atau dalam terminal. Satpol PP akan ditugaskan untuk menertibkan area pasar demi kelancaran lalu lintas.

Baca Juga :  Tahapan Seleksi Paskibra Fakfak 2026: Dari Tes Kesehatan Hingga Wawancara

Di bidang pengelolaan keuangan, Pemkot Ambon berkomitmen untuk memperbaiki status laporan keuangan agar tidak lagi berstatus “disclaimer.” serta melunasi hutan yang hingga kini masih berada di pihak ketiga.

“Untuk itu efisiensi, tidak lagi bisa dihindari. Beberapa agenda studi banding ditiadakan, bila tidak penting. Penghematan harus dilakukan disesuaikan pada semua sektor, tanpa terkecuali,” tegas Bodewin.

Untuk meningkatkan efisiensi anggaran, Pemkot juga kata Bodewin mengurangi anggaran perjalanan dinas sebesar 50% serta menghemat belanja alat tulis kantor.

Baca Juga :  Pemda Fakfak Inspeksi Pedagang Pala, Pastikan Kenaikan Harga Dirasakan Petani

Wakil Walikota Ambon, Elly Toisuta, pada kesempatan tersebut juga mengajak seluruh ASN dan Non-ASN untuk bekerja sama dalam membangun kota yang lebih baik.

“Kemajuan kota ini bukan hanya tanggung jawab kami sebagai pemimpin, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita semua,” tandas Ely Toisutta.

Dia menegaskan bahwa disiplin menjadi kunci utama dalam membangun kota. ASN dan Non-ASN diharapkan tidak hanya mengucapkan kesiapan mereka secara lisan, tetapi juga membuktikannya dengan tindakan nyata.

“Pemkot Ambon akan menjalankan 17 program prioritas guna mewujudkan Ambon yang lebih maju, aman, nyaman, indah, dan sejahtera,” tegas Ely Toisutta. (EM/klikmaluku)

Tutup
error: