Menu

Mode Gelap
Kasus Dugaan Pemerkosaan di Fakfak Masuk Tahap Penyidikan, Polisi Amankan Tersangka Arahan Presiden Prabowo Ditindaklanjuti, Kodim 1803/Fakfak Gelar Aksi Bersih Lingkungan Petani Kampung Adora Apresiasi Program Pala Unggul Fakfak, Kebun Pala Jadi Investasi Masa Depan HUT ke-18 Tahun, Gerindra Fakfak Gelar Aksi Sosial dan Liga Sahur Sambut Ramadhan 2026 Membaca Peluang Untung Tamsil Menuju DPR RI pada Pemilu 2029 Momentum HUT ke-18 Partai Gerindra, Yohana Hindom dan Jufri Uswanas Resmi Bergabung

Fakfak Terkini

Polemik Pelabuhan Fakfak, Rapat Tertutup Digelar Sejak Pagi dan Belum Selesai

badge-check


					Polemik Pelabuhan Fakfak, Rapat Tertutup Digelar Sejak Pagi dan Belum Selesai, (Foto: EM/Arya Sanaky). Perbesar

Polemik Pelabuhan Fakfak, Rapat Tertutup Digelar Sejak Pagi dan Belum Selesai, (Foto: EM/Arya Sanaky).

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Polemik terkait ancaman penghentian aktivitas bongkar muat kontainer di Pelabuhan Fakfak oleh pemilik hak Ulayat memasuki babak baru. Selasa (29/4/2025), rapat tertutup digelar di Ruang Rapat Kantor KSOP Kelas IV Fakfak.

Pantauan Embaranmedia.com, rapat yang dimulai pukul 10.00 WIT ini melibatkan Pemerintah Daerah, Polres Fakfak, Kodim 1803/Fakfak, Korem 182/JO dan Lanal Fakfak, serta pemilik PT Ndari Cahaya Papua yang juga adalah pemilik hak ulayat Clifford H. Ndandarmana.

Sejak pagi, suasana di sekitar kantor KSOP Fakfak tampak cukup ramai. Beberapa kendaraan dinas terlihat terparkir di halaman kantor, sementara peserta rapat langsung menuju ruang pertemuan tanpa memberikan komentar kepada media.

Rapat berlangsung secara tertutup. Hingga berita ini diturunkan, jalannya rapat masih terus berlanjut tanpa ada informasi resmi yang disampaikan kepada publik. Media dan masyarakat hanya bisa memantau dari luar, mengingat ketatnya pengamanan di sekitar area rapat.

Situasi di Pelabuhan Fakfak sendiri masih berlangsung normal, meski aktivitas bongkar muat terlihat berjalan lebih hati-hati sambil menunggu kejelasan hasil rapat.

Polemik ini mencuat setelah pemilik hak ulayat Pelabuhan Fakfak menyampaikan ancaman penghentian aktivitas bongkar muat kontainer pada 1 Mei 2025 mendatang, apabila tidak ada penyelesaian yang adil terkait pengelolaan pelabuhan.

Hingga saat ini, harapan besar tertuju pada hasil rapat untuk menghasilkan solusi terbaik demi menjaga stabilitas aktivitas pelabuhan dan roda perekonomian di Kabupaten Fakfak. (EM/AS).

Baca Lainnya

HUT ke-18, DPC Gerindra Fakfak Lakukan Ziarah Makam Sesepuh

6 Februari 2026 - 18:37

Perisba Fakfak Hadir di Arguni, Berbagi Jelang Bulan Suci Ramadhan

5 Februari 2026 - 08:30

Tidak Punya Sertifikat Halal, UMKM Fakfak Terancam Tak Bisa Jual Produk Mulai 2026

4 Februari 2026 - 15:06

Ibsan Iba Angkat Suara soal Penjualan Pinang di Fakfak, Soroti Soal Keadilan dan Kebersamaan

3 Februari 2026 - 14:04

Pemuda Fakfak Bergerak: Solidaritas untuk Korban Kebakaran Kampung Malakuli

2 Februari 2026 - 15:08

Trending di Fakfak Terkini
WhatsApp
error:
https://transparansiindonesia.co.id/data/ https://sulutaktual.com/wp-includes/ https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY