Menu

Mode Gelap
Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan Seleksi JPT Pratama Fakfak Masuki Tahap Akhir, 13 Jabatan Kantongi Tiga Nama Menikah Muda: Antara Tren Viral dan Realita Perempuan Fakfak Antisipasi Bencana Kontinjensi, Yon Komposit PRCPB Gelar Apel Gabungan di Fakfak BMKG Tegaskan Komitmen Keselamatan Transportasi di Penutupan Posko Nataru 2025–2026

Pemerintahan

Lurah Wagom: Kelurahan Butuh Wewenang dan Fasilitas untuk Atasi Sampah

badge-check


					Masalah sampah di Kelurahan Wagom, Fakfak, memicu protes warga. Lurah Rasyid Wadjo ajukan solusi terpadu dan pemberdayaan masyarakat, (Foto: EM/Ramli Rumbati).

Perbesar

Masalah sampah di Kelurahan Wagom, Fakfak, memicu protes warga. Lurah Rasyid Wadjo ajukan solusi terpadu dan pemberdayaan masyarakat, (Foto: EM/Ramli Rumbati).

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Lurah Wagom, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Abdurrasyid Wadjo, SE, MM memberikan tanggapan terkait aksi pemalangan jalan yang dilakukan warga RT 07 akibat pembuangan sampah yang mengganggu kesehatan masyarakat sekitar.

Hal ini disampaikannya saat diwawancarai oleh wartawan Embaran Media pada ruang kerjanya, Rabu (11/06/2025) siang.

“Persoalan sampah ini perlu penanganan yang serius. Khususnya di Kelurahan Wagom, dengan jumlah penduduk sekitar 14.000 jiwa yang tersebar di 30 RT. Artinya untuk menyelesaikan masalah sampah ini kita harus duduk bersama dan mencari solusi bersama-sama,” ujar Rasyid.

Ia mengusulkan agar setiap kelurahan diberikan kewenangan dalam pengelolaan sampah, lengkap dengan fasilitas pendukung. Bahkan, menurutnya, bisa diadakan lomba kebersihan antar kelurahan atau kampung sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.

“Pengelolaan sampah ini perlu terpusat. Khusus untuk Kelurahan Wagom, kalau bisa dibuat empat titik lokasi penampungan sampah, mulai dari perbatasan wilayah kelurahan — dari Kolam Tanama hingga Lampu Merah Tanjung Wagom. Tempat-tempat tersebut harus menjadi lokasi yang difokuskan untuk pembuangan sampah,” jelasnya.

Selain itu, Abdurrasyid juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya.

Ia menambahkan, pengelolaan sampah sebaiknya melibatkan pemberdayaan masyarakat.

“Memang kami melihat sendiri, tempat penampungan sampah yang tersedia saat ini masih kurang memadai untuk menampung volume sampah yang ada,”tutupnya. (EM/RR).

Baca Lainnya

Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat

9 Januari 2026 - 13:43

Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan

9 Januari 2026 - 13:31

Antisipasi Bencana Kontinjensi, Yon Komposit PRCPB Gelar Apel Gabungan di Fakfak

6 Januari 2026 - 13:13

BMKG Tegaskan Komitmen Keselamatan Transportasi di Penutupan Posko Nataru 2025–2026

6 Januari 2026 - 09:30

Polres Fakfak Rilis Kinerja 2025: Kriminalitas Turun, Penyelesaian Perkara Naik

31 Desember 2025 - 12:16

Trending di Pemerintahan
WhatsApp
error:
https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY