Menu

Mode Gelap
Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan Seleksi JPT Pratama Fakfak Masuki Tahap Akhir, 13 Jabatan Kantongi Tiga Nama Menikah Muda: Antara Tren Viral dan Realita Perempuan Fakfak Antisipasi Bencana Kontinjensi, Yon Komposit PRCPB Gelar Apel Gabungan di Fakfak BMKG Tegaskan Komitmen Keselamatan Transportasi di Penutupan Posko Nataru 2025–2026

Maluku Terkini

Polemik Pasar Batu Merah dan Air Kuning, Gunawan Muchtar Disorot Aktivis Muda Ambon

badge-check


					Polemik Pasar Batu Merah dan Air Kuning, Gunawan Muchtar Disorot Aktivis Muda Ambon, (Foto: EM/Adli Maswain). Perbesar

Polemik Pasar Batu Merah dan Air Kuning, Gunawan Muchtar Disorot Aktivis Muda Ambon, (Foto: EM/Adli Maswain).

EMBARANMEDIA.COM, KOTA AMBON – Pernyataan anggota DPRD Kota Ambon dua periode, Gunawan Muchtar, terkait polemik pengelolaan Pasar Batu Merah dan Air Kuning menuai tanggapan dari berbagai pihak. Salah satu kritikan datang dari Basyir Tuhepaly, fungsionaris Ikatan Afiliasi Anak Muda Kota Ambon, yang menilai pernyataan tersebut tidak proporsional dan sarat kepentingan politik.

Basyir menilai, tudingan Gunawan soal pengelolaan pasar yang disebut tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Wali Kota (Perwali), seharusnya tidak diarahkan secara sepihak kepada Wali Kota Ambon saat ini, Bodewin Wattimena.

“Kalau memang ada ketidaksesuaian dalam pengelolaan pasar, kenapa baru sekarang disoroti? Gunawan sudah menjabat dua periode di DPRD. Dia mestinya tahu bahwa penggodokan Perda itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah kota, tapi juga melibatkan DPRD,” ujar Basyir kepada wartawan embaranmedia.com, di Kota Ambon, Rabu (25/6/2025).

Menurut Basyir, fenomena yang terjadi di Pasar Batu Merah dan Air Kuning bukanlah persoalan baru di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Ia bahkan mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, retribusi dari kedua pasar tersebut tidak diterima oleh Pemkot Ambon, melainkan dikembalikan oleh pemerintah Negeri Batu Merah.

“Kenapa baru sekarang dipersoalkan, saat Bodewin menjabat sebagai wali kota? Ke mana saja Gunawan selama dua periode duduk di DPRD? Kenapa tidak berani angkat bicara sejak dulu?” sindirnya.

Ia menambahkan, pernyataan Gunawan terkesan tidak berdasar dan lebih condong pada upaya untuk menyerang Wali Kota secara politis, bukan sebagai bentuk dorongan untuk memperbaiki sistem pengelolaan pasar secara konstruktif.

“Kalau benar-benar berpihak pada rakyat, mestinya hadir sebagai jembatan aspirasi dan solusi. Bukan justru memperkeruh suasana dengan narasi-narasi yang menyudutkan pemerintah,” tegas Basyir.

Isu terkait legalitas pengelolaan Pasar Batu Merah dan Air Kuning memang tengah menjadi sorotan publik. Namun Basyir berharap, polemik ini diarahkan pada penyelesaian dan perbaikan kebijakan, bukan menjadi panggung konflik politik antar-lembaga.

Jurnalis: Adli Maswain || Editor: Redaksi Embaranmedia

Baca Lainnya

Perkuat Persatuan di Era Globalisasi, Nono Sampono Sosialisasikan Empat Pilar

17 Desember 2025 - 06:26

IKASSI Ambon Bergerak, Wawali Ely Toisutta Siap Dukung Pelantikan Raja Siri Sori Islam

16 Desember 2025 - 06:23

Efisiensi Anggaran, Pemkot Ambon Godok Kebijakan WFH ASN Tahun 2026

16 Desember 2025 - 06:00

Garda NKRI Desak Kejati Usut Dugaan Penyelewengan Pertalite Bersubsidi di Lateri

9 Desember 2025 - 13:12

DPP UAA: Konflik Liang Tidak Bisa Ditoleransi, Pelaku dan Aktor Inteletual Harus Ditangkap!

5 Desember 2025 - 14:39

Trending di Maluku Terkini
WhatsApp
error:
https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY