Menu

Mode Gelap
Puluhan Aktivis Audiensi di Polres Fakfak, Minta Penanganan Kasus Narkoba Tuntas Penguatan Ideologi hingga Pangan Lokal, Ini Fokus BAM Pemuda Muhammadiyah Maluku Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan Seleksi JPT Pratama Fakfak Masuki Tahap Akhir, 13 Jabatan Kantongi Tiga Nama Menikah Muda: Antara Tren Viral dan Realita Perempuan Fakfak

Pemerintahan

Menyatukan Langkah untuk Papua Barat: Irene Manibuy dan Misi Dana Otsus yang Tepat Guna

badge-check


					Menyatukan Langkah untuk Papua Barat: Irene Manibuy dan Misi Dana Otsus yang Tepat Guna, (Foto: EM/AZT). Perbesar

Menyatukan Langkah untuk Papua Barat: Irene Manibuy dan Misi Dana Otsus yang Tepat Guna, (Foto: EM/AZT).

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Koordinator Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) RI Wilayah Papua Barat, Irene Manibuy, menekankan pentingnya pemanfaatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) secara tepat sasaran dan terintegrasi dengan rencana pembangunan daerah.

Penegasan ini disampaikan saat kunjungan kerja BP3OKP di Kabupaten Fakfak yang dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) Sinkronisasi Program Percepatan RAPPPP 2025–2029 terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Sinkronisasi RAPPPP dan RPJMD adalah langkah penting agar pelaksanaan Otsus tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi menjadi satu kesatuan dengan arah pembangunan daerah,” ujar Irene dalam kegiatan yang berlangsung Selasa (5/08/2025).

Irene juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Fakfak atas penyaluran Dana Otsus tahap I tahun 2025 yang berhasil dilakukan pada 31 Juli, meski mengalami keterlambatan dari jadwal ideal bulan April. Ia menyebut Fakfak dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

Dalam evaluasinya, Irene menyoroti sejumlah kendala dalam pengelolaan Dana Otsus, termasuk belum rampungnya pertanggungjawaban dana tahun sebelumnya, belum tersusunnya Rencana Kerja Pemerintah (RKP), dan kurang aktifnya input data ke sistem Kementerian Keuangan.

Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap belanja wajib, yakni minimal 20 persen untuk sektor pendidikan dan 10 persen untuk pemberdayaan masyarakat adat.

“Dana Otsus bukan sekadar anggaran, tetapi instrumen afirmatif untuk mempercepat ketertinggalan. Maka pengalokasiannya harus patuh aturan dan berdampak nyata,” tegasnya.

BP3OKP juga mendorong penguatan program strategis nasional seperti Koperasi Merah Putih untuk UMKM serta pengembangan desa mandiri berbasis ekonomi lokal. Irene menyebut dua kampung di Fakfak, yakni Sekban dan Sekru, memiliki potensi untuk dijadikan kampung percontohan.

Sebagai penutup, Irene menyerahkan dokumen terkait mekanisme penyaluran Dana Otsus sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 33 Tahun 2024 kepada Sekda Fakfak, serta menegaskan peran BP3OKP sebagai mitra daerah.

Jurnalis: AZT || Editor: Redaksi Embaranmedia

Baca Lainnya

Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat

9 Januari 2026 - 13:43

Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan

9 Januari 2026 - 13:31

Antisipasi Bencana Kontinjensi, Yon Komposit PRCPB Gelar Apel Gabungan di Fakfak

6 Januari 2026 - 13:13

BMKG Tegaskan Komitmen Keselamatan Transportasi di Penutupan Posko Nataru 2025–2026

6 Januari 2026 - 09:30

Polres Fakfak Rilis Kinerja 2025: Kriminalitas Turun, Penyelesaian Perkara Naik

31 Desember 2025 - 12:16

Trending di Pemerintahan
WhatsApp
error:
https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY