Menu

Mode Gelap
Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan Seleksi JPT Pratama Fakfak Masuki Tahap Akhir, 13 Jabatan Kantongi Tiga Nama Menikah Muda: Antara Tren Viral dan Realita Perempuan Fakfak Antisipasi Bencana Kontinjensi, Yon Komposit PRCPB Gelar Apel Gabungan di Fakfak BMKG Tegaskan Komitmen Keselamatan Transportasi di Penutupan Posko Nataru 2025–2026

Pemerintahan

Jelang HUT RI ke-80, Paskibraka Fakfak Dapat Pembekalan Anti-Radikalisme

badge-check


					Jelang HUT RI ke-80, Paskibraka Fakfak Dapat Pembekalan Anti-Radikalisme, (Foto: EM/AZT). Perbesar

Jelang HUT RI ke-80, Paskibraka Fakfak Dapat Pembekalan Anti-Radikalisme, (Foto: EM/AZT).

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia serta membentengi generasi muda dari ancaman ideologi menyimpang, Satgaswil Densus 88 AT Papua Barat bekerja sama dengan Badan Kesbangpol Kabupaten Fakfak menggelar Sosialisasi Pencegahan Paham Radikalisme dan Intoleran kepada calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025, Rabu (6/8), bertempat di Stadion 16 November, Jl. Cendrawasih, Fakfak Utara.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ipda M. Arfan Jaya, S.H., selaku Katim Idencegah Den 88 AT Satgaswil Papua Barat, dan diikuti oleh 79 siswa-siswi Paskibraka se-Kabupaten Fakfak.

Turut hadir perwakilan dari Kesbangpol Kab. Fakfak, Polres Fakfak, dan Tim Pencegahan Paham Radikalisme Fakfak.

Dalam pemaparannya, Ipda Arfan menyampaikan bahwa upaya pencegahan radikalisme menjadi sangat penting terlebih menjelang peringatan hari kemerdekaan, agar semangat nasionalisme dan persatuan tetap terjaga di tengah keberagaman.

“Radikalisme dan intoleransi adalah ancaman nyata terhadap persatuan bangsa. Sekolah dan keluarga harus menjadi benteng pertama dengan membangun budaya toleransi, literasi digital, dan pemahaman kebangsaan yang kuat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan beberapa ciri awal siswa yang mulai terpapar, seperti mengisolasi diri, menolak simbol negara, hingga menyebar konten provokatif. Karena itu, peran guru, orang tua, dan institusi pendidikan sangat penting dalam pencegahan.

Sosialisasi juga memuat strategi konkret seperti integrasi pendidikan karakter dalam kurikulum, penguatan wawasan kebangsaan, literasi digital, hingga kolaborasi dengan instansi terkait seperti pihak keamanan, Kemenag, dan BPIP.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan berlangsung aman serta lancar.

Jurnalis: AZT || Editor: Redaksi Embaranmedia

Baca Lainnya

Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat

9 Januari 2026 - 13:43

Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan

9 Januari 2026 - 13:31

Antisipasi Bencana Kontinjensi, Yon Komposit PRCPB Gelar Apel Gabungan di Fakfak

6 Januari 2026 - 13:13

BMKG Tegaskan Komitmen Keselamatan Transportasi di Penutupan Posko Nataru 2025–2026

6 Januari 2026 - 09:30

Polres Fakfak Rilis Kinerja 2025: Kriminalitas Turun, Penyelesaian Perkara Naik

31 Desember 2025 - 12:16

Trending di Pemerintahan
WhatsApp
error:
https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY