Menu

Mode Gelap
Ibsan Iba Angkat Suara soal Penjualan Pinang di Fakfak, Soroti Soal Keadilan dan Kebersamaan Ops Keselamatan Mansinam 2026 Mulai Digelar, Polres Fakfak Utamakan Edukasi Lalu Lintas Dinas Pertanian Fakfak Siap Dampingi Kampung Wujudkan Kemandirian Pangan Yasinan Bersama Warnai Peringatan Malam Nisfu Syaban di Masjid Agung Fakfak Operasi Keselamatan Mansinam 2026 Digelar, Ini Sasaran dan Fokus Polres Fakfak Pemuda Fakfak Bergerak: Solidaritas untuk Korban Kebakaran Kampung Malakuli

Fakfak Terkini

Ibsan Iba Angkat Suara soal Penjualan Pinang di Fakfak, Soroti Soal Keadilan dan Kebersamaan

badge-check


					Ibsan Iba Angkat Suara soal Penjualan Pinang di Fakfak, Soroti Soal Keadilan dan Kebersamaan Perbesar

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Ibsan Iba menyampaikan pandangannya terkait penjualan buah pinang di Kabupaten Fakfak. Ia menilai, pengelolaan komoditas tersebut perlu dilakukan secara lebih terbuka dan berkeadilan, sehingga dapat memberi manfaat bagi masyarakat secara luas.

Menurut Ibsan, tidak semua warga memiliki lahan untuk menanam pohon pinang. Karena itu, ia mendorong agar masyarakat yang memiliki lahan dapat berperan dengan menyediakan tempat serta menanam pinang, kemudian mengelola hasilnya melalui sistem pemborongan atau jual beli dalam skala besar.

Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Setiap individu, kata dia, perlu saling memahami kondisi satu sama lain dan belajar dari pengalaman orang lain agar dapat tumbuh dan berkembang bersama.

Ibsan juga mengingatkan perlunya perubahan pola pikir dan cara hidup agar tidak terjebak dalam persoalan yang terus berulang. Ia mengajak masyarakat untuk melakukan introspeksi diri ketika menghadapi kegagalan, serta terus menumbuhkan semangat berusaha tanpa menyalahkan pihak lain.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya sikap saling menghargai dan berbagi, yang sejalan dengan nilai-nilai keagamaan. Ia mengaku prihatin terhadap perlakuan yang kerap diterima oleh saudara-saudara dari luar daerah, seraya mengajak masyarakat untuk menempatkan diri pada posisi orang lain.

“Teguran sebaiknya diberikan apabila terdapat niat yang merugikan, seperti mengambil hak orang lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ibsan menjelaskan bahwa pada prinsipnya masyarakat hanya membawa hasil kebun, seperti pinang atau durian, untuk dijual melalui sistem borongan. Setelah hasil tersebut dilepas dan dikelola oleh pembeli, penjual kembali ke daerah masing-masing untuk mempersiapkan hasil berikutnya.

Ia berharap, pengelolaan hasil kebun di Fakfak dapat terus berjalan dengan menjunjung tinggi nilai kebersamaan, keadilan, dan saling menghormati antarsesama.

Pewarta: Zulkifli Rohrohmana || Editor: Redaksi Embaranmedia

Baca Lainnya

Pemuda Fakfak Bergerak: Solidaritas untuk Korban Kebakaran Kampung Malakuli

2 Februari 2026 - 15:08

Solidaritas untuk Malakuli: Bank Papua Fakfak Salurkan Sembako hingga Seragam Sekolah

2 Februari 2026 - 09:46

Pasca Musibah Kebakaran, Gerindra Fakfak Salurkan Bantuan ke Kampung Malakuli

2 Februari 2026 - 09:29

Krisis Air di Fakfak: Masalah Berulang

31 Januari 2026 - 10:20

91 Personel Polri Siaga, Pelantikan Kepala Kampung di Fakfak Aman dan Tertib

30 Januari 2026 - 19:44

Trending di Fakfak Terkini
WhatsApp
error:
https://transparansiindonesia.co.id/data/ https://sulutaktual.com/wp-includes/ https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY