EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Barat, Hi. Saleh Siknun, SE, melaksanakan Reses Pertama Tahun 2026 dengan menggelar aksi sosial Shadaqah Air Bersih Gratis bagi masyarakat dan rumah ibadah di Kabupaten Fakfak.
Kegiatan yang bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah tersebut difokuskan pada distribusi air bersih ke sejumlah titik, termasuk masjid-masjid yang melaksanakan ibadah shalat Tarawih.
Itu disampaikan Saleh Siknun Anggota DPRP Papua Barat Partai PDI Perjuangan melalui telepon selulernya kepada wartawan embaranmedia.com, Selasa (24/02/2026) malam.

Saleh Siknun yang akrab disapa Pace SS mengatakan, reses perdana tahun ini tidak hanya menjadi ajang menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga diisi dengan berbagai agenda sosial dan kunjungan lapangan.
“Di Reses I Tahun 2026 ini ada beberapa agenda yang kami lakukan, mulai dari pertemuan dengan masyarakat hingga kunjungan lapangan untuk menindaklanjuti usulan saat kampanye lalu,” ujarnya.
Salah satu agenda kunjungan dilakukan di Kampung Ugar. Menurutnya, saat masa kampanye lalu, masyarakat setempat mengusulkan pembangunan drainase karena sejumlah titik kerap tergenang air saat hujan.
“Beberapa waktu lalu masyarakat Kampung Ugar mengusulkan pembangunan drainase karena sering terjadi genangan. Usulan itu sudah kami dorong melalui program, dan Alhamdulillah tahun 2026 ini sudah terakomodir. Kunjungan ini untuk memastikan titik pembangunan secara langsung,” jelasnya.
Selain memastikan realisasi program pembangunan, Saleh juga menggelar Safari Ramadhan 1447 Hijriah serta pembagian sembako kepada masyarakat.
Ia menyebut, momentum bulan puasa menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi sekaligus berbagi dengan warga.
Dalam reses kali ini, aksi Shadaqah Air Bersih menjadi perhatian utama. Saleh menjelaskan, Kabupaten Fakfak saat ini tengah menghadapi musim kemarau, ditambah kerusakan pipa air di wilayah Air Besar yang menyebabkan sebagian masyarakat kesulitan memperoleh air bersih.
“Tidak semua masyarakat memiliki kemampuan membeli air bersih. Karena itu kami hadir dengan aksi sosial ini,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengganggu mata pencaharian warga yang berjualan air bersih.
Distribusi air dilakukan secara kolektif di beberapa titik, terutama di wilayah basis suara pada Pemilu 2024. Teknis penyaluran dilakukan dengan mengisi langsung penampungan milik warga. Bagi yang tidak memiliki tempat penampungan, tim menyediakan profil penampung agar warga dapat mengambil air secara bergantian.
Saleh menyampaikan, penyaluran air bersih berlangsung selama masa reses hingga 1 Maret 2026, dan hari ini 3 hingga 5 titik telah distribusi, salah satunya lokasi penyaluran berada di Danaweria, Distrik Fakfak Tengah.
Tambahnya, Bantuan tidak hanya ditujukan bagi masyarakat umum, tetapi juga untuk rumah ibadah, khususnya masjid yang membutuhkan suplai air untuk aktivitas ibadah selama Ramadhan.
“Kami siap menyalurkan ke rumah ibadah, apalagi di bulan Ramadhan aktivitas di masjid meningkat. Bagi masyarakat dan pengurus masjid yang membutuhkan air bersih dapat menghubungi kami,” ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan reses ini, Saleh berharap aspirasi masyarakat dapat terakomodir sekaligus memberikan manfaat nyata di tengah momentum bulan suci.
Pewarta: AZT || Editor: Redaksi Embaranmedia







