Menu

Mode Gelap
Musrenbang Pariwari 2026, Bupati Samaun Soroti Validasi Data Bansos dan Prioritas Listrik-Air Bersih Wagub Abdullah Vanath Temui Massa Demo Gunung Botak, Pemuda Desak Transparansi Tambang Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat

Info Pembangunan Fakfak Membara

Musrenbang Pariwari 2026, Bupati Samaun Soroti Validasi Data Bansos dan Prioritas Listrik-Air Bersih

badge-check


					Musrenbang Pariwari 2026, Bupati Fakfak Soroti Validasi Data Bansos dan Prioritas Listrik-Air Bersih, (Foto: EM/Zulkifli Rohrohmana). Perbesar

Musrenbang Pariwari 2026, Bupati Fakfak Soroti Validasi Data Bansos dan Prioritas Listrik-Air Bersih, (Foto: EM/Zulkifli Rohrohmana).

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, bersama Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Distrik Pariwari Kabupaten Fakfak untuk Tahun Anggaran 2026, yang bertempat di Aula Distrik Pariwari, Kamis (12/03/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD, aparat distrik, kepala kampung, RT, serta masyarakat yang menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan di wilayahnya.

Terlihat juga Kepala Bappeda dan Litbang Fakfak, Abdul Razak Ibrahim Rengen turut memberikan arahannya kepada para peserta Musrenbang Tingkat Distrik di Distrik Pariwari.

Dalam sambutannya saat membuka Musrenbang, Bupati Samaun Dahlan menyampaikan apresiasi kepada Kepala Distrik Pariwari beserta seluruh jajaran pemerintah kampung, RT, dan masyarakat yang hadir dan berpartisipasi aktif dalam forum tersebut.

Ia menegaskan bahwa Musrenbang merupakan wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan serta usulan pembangunan secara langsung kepada pemerintah daerah.

Menurutnya, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat harus dicatat dan dibawa ke tingkat pembahasan selanjutnya, termasuk dalam sidang bersama DPRD. Hal ini bertujuan agar usulan pembangunan dari masyarakat dapat diperjuangkan dan masuk dalam perencanaan program pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Samaun juga menyinggung persoalan data penerima bantuan sosial yang hingga saat ini masih sering mengalami tumpang tindih. Ia menjelaskan bahwa masih terdapat masyarakat yang sebenarnya mampu namun menerima bantuan, sementara sebagian masyarakat yang benar-benar membutuhkan justru belum terdata sebagai penerima manfaat.

Kondisi tersebut, menurutnya, kerap menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat dan bahkan memunculkan anggapan adanya unsur pilih kasih dalam penyaluran bantuan. Namun Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah pada dasarnya hanya melaksanakan program sesuai dengan data yang telah disiapkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.

Ia menjelaskan bahwa data penerima bantuan berasal dari berbagai sumber, mulai dari data kementerian, pemerintah kampung dan kelurahan, hingga Badan Pusat Statistik yang kemudian diolah dalam satu basis data nasional. Dari data tersebut, pemerintah pusat menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun program bantuan lainnya.

Oleh karena itu, Bupati meminta pemerintah distrik dan aparat kampung untuk terus melakukan pembaruan serta verifikasi data masyarakat agar penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

Selain persoalan bansos, Bupati Fakfak juga menyoroti pentingnya pembaruan data masyarakat, khususnya terkait jumlah penduduk Orang Asli Papua (OAP). Berdasarkan data yang ada, dari sekitar 96 ribu penduduk Kabupaten Fakfak, sekitar 55 ribu di antaranya merupakan Orang Asli Papua.

Ia berharap data tersebut terus diperbaiki agar program pembangunan maupun bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan dua sektor yang menjadi perhatian utama pemerintah daerah dalam pembangunan ke depan, yakni pelayanan kesehatan dan ketersediaan infrastruktur dasar bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan agar masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan dapat segera memperoleh penanganan yang layak.

Selain itu, kebutuhan dasar seperti listrik dan air bersih juga menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan di Distrik Pariwari. Bupati menilai ketersediaan listrik dan air bersih sangat penting untuk menunjang kehidupan masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Bupati Fakfak pun berharap pelaksanaan Musrenbang Distrik Pariwari dapat berjalan dengan baik hingga selesai. Ia juga berharap seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam forum tersebut dapat menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan yang lebih tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pewarta: Zulkifli Rohrohmana || Editor: Redaksi Embaranmedia

Baca Lainnya

Musrenbang di Bomberay Fokus Prioritas, Dorong Investasi dan Kesejahteraan

25 Februari 2026 - 15:38

Bupati Fakfak Lantik Sejumlah Kepala Dinas, Tegaskan Evaluasi dan Siap Rombak Pejabat Tak Maksimal

20 Februari 2026 - 12:15

Bupati Samaun Dahlan Buka Musrenbang Teluk Patipi 2026, Kemiskinan dan Stunting Jadi Prioritas 2027

14 Februari 2026 - 18:43

Semarak Fakfak Membara, Parade Drum Band Perdana Libatkan Ribuan Pelajar

30 Januari 2026 - 20:46

Di Momentum Sakral Masjid Tua Patimburak, Bupati Fakfak Publikasikan 1.000 Kalender Musim Pala

30 Januari 2026 - 19:54

Trending di Info Pembangunan Fakfak Membara
WhatsApp
error: