EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK — Pemerintah Kabupaten Fakfak menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini menjadi rangkaian terakhir Musrenbang distrik yang dihadiri langsung oleh Bupati Fakfak Samaun Dahlan bersama Wakil Bupati Donatus Nimbikindik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala distrik, kepala kampung, serta tokoh masyarakat setempat yang ikut menyampaikan berbagai usulan pembangunan daerah.
Terlihat, Kepala Bappeda dan Litbang Fakfak, Abdul Razak Ibrahim Rengen turut mendampingi Bupati dan Wakil Bupati Fakfak serta memberikan arahannya pada Musrenbang Tingkat Distrik di Distrik Fakfak Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Fakfak Samaun Dahlan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan melalui forum Musrenbang.
Menurutnya, berbagai aspirasi dan usulan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan penting dalam penyusunan program pembangunan daerah pada tahun 2027 mendatang.
“Musrenbang ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi pembangunan. Semua usulan yang masuk akan menjadi pertimbangan pemerintah dalam menyusun program pembangunan daerah,” ujar Bupati
Pada kesempatan tersebut, Bupati Samaun juga menyoroti persoalan ketersediaan lahan pemakaman yang menjadi perhatian masyarakat. Ia secara langsung menanyakan kepada aparat distrik mengenai rencana pembukaan akses jalan menuju lokasi pemakaman baru yang telah direncanakan oleh pemerintah daerah.
Dikatakannya, ketersediaan lahan serta akses menuju area pemakaman harus dipersiapkan dengan baik agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Selain itu, Bupati Samaun mengimbau masyarakat agar ke depan dapat menghindari praktik pemakaman di pinggir jalan maupun di lokasi yang tidak sesuai peruntukan. Pemerintah daerah mendorong agar setiap wilayah memiliki area pemakaman yang tertata dan dikelola secara baik sehingga tidak menimbulkan kesulitan bagi masyarakat.
Dalam forum tersebut, Bupati Fakfak juga menjelaskan sejumlah program prioritas pembangunan daerah untuk periode 2026 hingga 2027. Dua sektor yang tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah adalah peningkatan layanan listrik dan penyediaan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Fakfak.
Ia menyampaikan bahwa pelayanan listrik di Fakfak saat ini telah mengalami peningkatan dengan statusnya yang resmi menjadi kantor cabang pelayanan. Hal ini diharapkan dapat mempercepat penanganan gangguan listrik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pada masa sebelumnya keterbatasan peralatan dan sumber daya sering menyebabkan pemadaman listrik berlangsung cukup lama. Namun dalam satu tahun terakhir, pelayanan listrik di Fakfak dinilai semakin membaik karena penanganan gangguan dapat dilakukan lebih cepat oleh petugas di lapangan.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah daerah juga tengah menyiapkan program pemasangan instalasi listrik gratis bagi masyarakat yang belum memiliki akses listrik di rumahnya. Program tersebut ditujukan bagi warga yang selama ini masih menggunakan lampu pelita sebagai sumber penerangan.
Melalui program ini, pemerintah akan membantu pemasangan instalasi listrik mulai dari penarikan kabel dari tiang listrik hingga masuk ke rumah warga tanpa dipungut biaya.
Untuk mendukung program tersebut, para kepala kampung di seluruh wilayah Kabupaten Fakfak diminta segera melakukan pendataan terhadap masyarakat yang belum memiliki akses listrik agar dapat dimasukkan dalam program bantuan tersebut.
Bupati berharap melalui berbagai program pembangunan yang direncanakan, khususnya di sektor listrik dan penyediaan air bersih, kesejahteraan masyarakat Fakfak dapat terus meningkat.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja sama dan mendukung program pembangunan daerah demi kemajuan Kabupaten Fakfak di masa mendatang.
Pewarta: Zulkifli Rohrohmana || Editor: Redaksi Embaranmedia







