Reses II DPRK FAKFAK, Abdul Rahman Serap Aspirasi Warga, Dorong Penguatan UMKM dan Infrastruktur

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK Wakil Ketua II DPRK Fakfak, Abdul Rahman, S.P., melaksanakan Reses Kedua Masa Sidang II Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) II yang berlangsung di Kelurahan Wagom, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak, Senin (6/7/2026) siang. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengawal berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Dalam pertemuan itu, Abdul Rahman yang juga Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Fakfak mengajak masyarakat agar tidak ragu menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan melalui kepala kampung, lurah, maupun pemerintah distrik. Menurutnya, setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan DPRK dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Semua usulan masyarakat harus kita satukan dalam satu persepsi agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan rakyat. Apa yang menjadi kebutuhan kampung harus disampaikan sehingga bisa menjadi perhatian pemerintah,”ujarnya.

Selain menyerap aspirasi, Abdul Rahman juga menyoroti perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Fakfak yang dinilai belum berkembang secara optimal meski jumlahnya terus bertambah.

Baca Juga :  Ajak Keluarga dan Teman! Abdul Rahman Gelar Nobar Brasil vs Jepang dengan Doorprize Sembako

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil kunjungannya ke Kementerian UMKM, tercatat lebih dari 600 UMKM asal Fakfak telah terdaftar di tingkat kementerian. Sementara itu, data Pemerintah Kabupaten Fakfak menunjukkan jumlah UMKM mencapai sekitar 1.600 unit.

Namun, menurutnya, kondisi di lapangan menunjukkan masih banyak pelaku usaha yang belum aktif menjalankan usahanya.

“Persoalan utamanya bukan hanya soal jumlah UMKM, tetapi bagaimana pembinaan dan pendampingan dilakukan secara berkelanjutan agar usaha masyarakat benar-benar berkembang,”katanya.

Abdul Rahman akrab disapa Bung Rahman itu menegaskan, masyarakat membutuhkan program pemberdayaan yang nyata, bukan sekadar pendataan.

“Yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar pendataan, tetapi pemberdayaan yang benar-benar melekat sehingga usaha mereka bisa berkembang dan mandiri,” tegasnya.

Untuk mendukung penguatan ekonomi kerakyatan, Abdul Rahman menjelaskan bahwa Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB) telah menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga dan yayasan guna melaksanakan pembinaan di sektor perdagangan, pertanian, peternakan, dan perikanan.

Baca Juga :  Bupati Fakfak Samaun Dahlan: Kesehatan Masyarakat adalah Prioritas Utama Pemerintah

Program tersebut mulai dijalankan pada tahun 2026 dan diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat di Kabupaten Fakfak.

Dalam kesempatan yang sama, Abdul Rahman juga menyoroti kondisi pertumbuhan ekonomi daerah yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Ia mengapresiasi program pelayanan kesehatan gratis dan pendidikan gratis yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Fakfak karena dinilai telah memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat. Meski demikian, pertumbuhan ekonomi daerah masih cenderung melambat karena aktivitas ekonomi masih didominasi belanja pemerintah.

“Hampir 70 persen perputaran ekonomi kita masih bertumpu pada APBD. Ketika penetapan APBD terlambat, maka aktivitas ekonomi masyarakat juga ikut melambat. Ini yang harus kita ubah,” jelasnya.

Abdul Rahman mengatakan, DPRK Fakfak bersama pemerintah daerah akan terus mendorong lahirnya sektor-sektor ekonomi produktif agar masyarakat memiliki sumber pendapatan yang lebih mandiri dan tidak hanya bergantung pada belanja pemerintah.

Baca Juga :  Direktur RSUD Fakfak: Antusias Operasi Katarak Gratis Jadi Gambaran Tingginya Kebutuhan Layanan Mata

Dalam reses tersebut, masyarakat juga menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan infrastruktur, khususnya peningkatan kualitas jalan lingkungan dan akses permukiman.

Menanggapi hal itu, Abdul Rahman memastikan seluruh usulan masyarakat akan diperjuangkan agar masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah. Ia menilai, jalan-jalan yang rusak dan membahayakan keselamatan warga harus segera mendapat penanganan, termasuk akses menuju wilayah yang masih membutuhkan peningkatan kualitas infrastruktur.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus menyampaikan usulan pembangunan melalui mekanisme resmi sehingga dapat dibahas dan diperjuangkan dalam penyusunan anggaran daerah.

Abdul Rahman menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan dasar di Kabupaten Fakfak.

Pewarta: AZT || Editor: Redaksi Embaranmedia

 

Tutup
error: