Menu

Mode Gelap
Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan Seleksi JPT Pratama Fakfak Masuki Tahap Akhir, 13 Jabatan Kantongi Tiga Nama Menikah Muda: Antara Tren Viral dan Realita Perempuan Fakfak Antisipasi Bencana Kontinjensi, Yon Komposit PRCPB Gelar Apel Gabungan di Fakfak BMKG Tegaskan Komitmen Keselamatan Transportasi di Penutupan Posko Nataru 2025–2026

Politik

KPU Paparkan RPKPU Pilkada dalam RDP, DPR dan DPRD Terpilih Yang Maju Pilkada Harus Mengundurkan Diri

badge-check


					KPU Paparkan RPKPU Pilkada dalam RDP, DPR dan DPRD Terpilih Yang Maju Pilkada Harus Mengundurkan Diri, (Foto: EM/Istimewa). Perbesar

KPU Paparkan RPKPU Pilkada dalam RDP, DPR dan DPRD Terpilih Yang Maju Pilkada Harus Mengundurkan Diri, (Foto: EM/Istimewa).

Embaranmedia.com, FAKFAK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) memaparkan isu strategis dalam 2 Rancangan Peraturan KPU (RPKPU) terkait Pilkada 2024, pada agenda Komisi II DPR RI dalam Rapat Kerja dengan Kemendagri dan Rapat Dengar Pendapat dengan KPU, Bawaslu, dan DKPP di Ruang Rapat Komisi II Gedung Nusantara DPR RI, Rabu (15/5/2024).

Ketua KPU Hasyim Asy’ari memimpin pemaparan 2 RPKPU tentang Penyusunan Daftar Pemilih dan RPKPU tentang Pencalonan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Hasyim hadir didampingi Anggota KPU Idham Holik, Mochammad  Afifuddin, Yulianto Sudrajat, Betty Epsilon Idroos, August Mellaz, Parsadaan Harahap, bersama Sekretaris Jenderal KPU Bernad Dermawan Sutrisno, serta turut hadir Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, Ketua DKPP Heddy Lugito, dan Plh. Dirjen Polpum Kemendagri Togap Simangunsong.

“Terkait penyusunan daftar pemilih, DP4 yang disampaikan Kemendagri kepada KPU menjadi sumber data pemilih yang akan disinkronisasi dengan DPT pemilu terakhir. Hal itu untuk dijadikan bahan dalam mendesain peta TPS dan pemutakhiran data pemilih. Untuk Pilkada 2024 nanti, setiap TPS maksimal untuk 600 pemilih, hal ini untuk memudahkan regrouping TPS, mengingat pada Pemilu 2024 sebanyak 300 pemilih setiap TPS. Selain itu terdapat TPS lokasi khusus, untuk memastikan semua warga negara mendapatan hak pilih, seperti di perkebunan, lembaga pemasyarakatan, dan lokasi khusus lainnya,” jelas Hasyim.

Sementara itu terkait pencalonan, Hasyim menjelaskan syarat bakal pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, harus berhenti dari jabatan penyelenggara pemilu paling lambat 45 hari sebelum pendaftaran, dan menyerahkan SK pemberhentian pada saat pendaftaran. Terkait Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yang didaftarkan sebagai pasangan calon kepala daerah atau wakil kepala daerah, UU Pilkada menegaskan anggota tersebut harus mengundurkan diri. Untuk itu, bagi calon terpilih yang akan dilantik juga harus bersedia mengundurkan diri, apabila sedang berproses maka pada saat pendaftaran harus menyerahkan surat pengajuan pengunduran diri dan tanda terima yang menjelaskan pengajuan surat pengunduran diri tersebut sedang diproses.

“Kemudian berkaitan dengan penghitungan masa jabatan kepala daerah atau wakil kepala daerah, maksudnya disini masa jabatan selama 5 tahun atau paling sedikit 2,5 tahun, yang mana orang tersebut telah 2 kali berturut-turut dalam jabatan yang sama, atau tidak berturut-turut, atau meskipun berbeda daerah juga,” tambah Hasyim.

Terkait evaluasi Pemilu 2024, Hasyim juga menyampaikan terima kasih atas catatan-catatan yang telah diberikan Pimpinan dan Anggota Komisi II DPR RI, yang terdapat 3 poin besar, yaitu berkaitan sistem pemilu, proses pemilu dan manajemen pemilu. Khusus untuk sistem pemilu, Hasyim memandang hal ini menjadi ranah pembuat UU, sehingga KPU akan fokus melakukan evaluasi pada proses pemilu dan manajemen pemilu, baik di KPU, KPU Provinsi, hingga ke KPU Kabupaten/Kota. Hasil evaluasi ini nantinya akan dirumuskan dan disampaikan ke DPR dan pemerintah.

Baca Lainnya

PKB Soroti Pendidikan, Pasar Thumburuni, dan Kesehatan: Pemerintah Diminta Lebih Jeli Tangani Persoalan Rakyat

11 September 2025 - 06:37

Gerindra: Hak Pedagang Lama di Pasar Thumburuni Harus Jadi Prioritas

10 September 2025 - 20:29

Koalisi Gerakan Kebangkitan Nurani Rakyat Tegaskan Dukungan Penuh untuk Pemerintahan Samaun-Donatus

10 September 2025 - 19:49

Dahlan Namudat: PKB Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Fakfak Hingga ke Parlemen

25 Juli 2025 - 13:44

DPC PKB Fakfak Hadiri Bimtek dan Peringatan Harlah ke-27 PKB di Jakarta

25 Juli 2025 - 13:30

Trending di Politik
WhatsApp
error:
https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY