Inovasi Penghijauan Fakfak Dengan Tanaman Matoa Super

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Kabupaten Fakfak melangkah maju dalam pengembangan sektor perkebunan dengan meluncurkan program penghijauan terbaru yang menampilkan bibit-bibit tanaman unggul. Plt Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, mengungkapkan
program ini menggunakan bibit berkualitas tinggi seperti pala grafting melalui sambung pucuk vegetatif, matoa super, dan kelapa genjah untuk meningkatkan mutu dan produktivitas tanaman di masa depan.

Baca Juga :  Uji Mutu Pala Fakfak Semester I 2026 Tembus 970,54 Ton, Retribusi Daerah Capai Rp353,42 Juta

Menurut Widhi Asmoro Jati, meskipun matoa super awalnya merupakan tanaman kehutanan, proses budidaya dan rekayasa yang dilakukan diharapkan dapat signifikan meningkatkan produksinya.

“Dengan tambahan jenis matoa ini, berarti di Fakfak sekarang sudah ada 18 jenis komoditi yang sedang diusahakan oleh masyarakat sebagai bagian dari tanaman perkebunan,” ungkap Widhi.

Baca Juga :  Mutasi Besar Polri, Kapolres Fakfak dan Teluk Bintuni Berganti

Ia juga menambahkan, teknik rekayasa ini bertujuan memastikan bibit-bibit yang ditanam memiliki kualitas yang lebih baik, termasuk penggunaan pala grafting yang meningkatkan produktivitas dan kualitas buah serta kelapa genjah yang cepat beradaptasi dan berbuah.

“Program ini bertujuan untuk mendukung pembangunan sektor perkebunan Fakfak serta memperkuat identitas daerah sebagai penghasil pala,”jelas Widhi.

Baca Juga :  Inspektorat Fakfak Tegaskan Ormas Penerima Hibah Harus Tertib Administrasi dan Pertanggungjawaban

Sebagai bagian dari upaya jangka panjang, program penghijauan ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan berkelanjutan sektor perkebunan, menawarkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, dan mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan di Fakfak. Inovasi ini menggambarkan komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak untuk mengembangkan pertanian secara modern dan berkelanjutan.

Tutup
error: