Menu

Mode Gelap
Ketua DPRK Fakfak Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Wajib Hidupkan Ekonomi Lokal Sinergi Perbankan dan TNI: BRI Resmi Teken PKS Kredit Briguna dengan Kodim 1803/Fakfak Reses Perdana 2026, Saleh Siknun Salurkan Air Bersih Gratis ke Warga dan Rumah Ibadah di Fakfak Menuju Polri 2026: Putra-Putri Fakfak Ditempa Fisik dan Mental Lewat Binlat Remaja Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak Resmi Dikukuhkan Apresiasi Warga RT 11 Wagom, Anggota DPRP Salim Alhamid Beri Bantuan Untuk Posyandu

Pendidikan

Oknum Dosen Diduga Jadi Dalang Kekerasan di Unimuda, HMI Sorong: Kampus Bukan Tempat Premanisme

badge-check


					Oknum Dosen Diduga Jadi Dalang Kekerasan di Unimuda, HMI Sorong: Kampus Bukan Tempat Premanisme, (Foto: EM/Istimewa). Perbesar

Oknum Dosen Diduga Jadi Dalang Kekerasan di Unimuda, HMI Sorong: Kampus Bukan Tempat Premanisme, (Foto: EM/Istimewa).

EMBARANMEDIA.COM, SORONG – Suasana kampus Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong memanas setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu oknum dosen dalam aksi provokatif terhadap mahasiswa.

Insiden ini terjadi pada Rabu, 21 Mei 2025, saat mahasiswa menggelar demonstrasi menolak penggunaan gedung MALAK sebagai ruang kuliah sementara bagi program studi Kedokteran.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sorong menyampaikan kecaman keras atas tindakan tersebut. Ketua Umum HMI Cabang Sorong, Mukhlis Rumadan, menyebut bahwa keterlibatan dosen dalam aksi kekerasan dan provokasi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap nilai-nilai akademik.

“Dosen adalah cerminan moral, tugasnya mendidik, bukan memprovokasi. Mahasiswa bukan ajang uji coba fisik! Kalau kampus membiarkan premanisme berseragam dosen, maka institusi ini akan rusak dari dalam,” tegas Mukhlis.

Ia mendesak Rektor Unimuda, Dr. Rustamaji, untuk segera mengambil tindakan tegas agar insiden serupa tidak terulang. Mukhlis juga mengingatkan bahwa kampus adalah ruang intelektual yang seharusnya menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan aspirasi mahasiswa.

HMI Cabang Sorong menyampaikan empat tuntutan resmi menyikapi peristiwa ini:

  • Mendesak Rektor Unimuda Sorong untuk mencopot oknum dosen yang diduga menjadi provokator dan pelaku kekerasan terhadap mahasiswa.
  • Mendorong seluruh civitas akademika agar tidak diam terhadap praktik kekerasan yang berlindung di balik jabatan akademik.
  • Menolak segala bentuk pembungkaman aspirasi mahasiswa melalui kekerasan dan tekanan struktural.
  • Mengajak seluruh mahasiswa, dosen progresif, dan elemen masyarakat sipil untuk bersama-sama menolak premanisme yang berlindung di balik gelar akademik.

“Kampus bukan tempat preman! Jika tindakan ini dibiarkan, maka kita sedang membuka pintu kehancuran dunia pendidikan,” pungkas Mukhlis.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Rektorat Unimuda belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan oknum dosen tersebut. (EM/Red)

Baca Lainnya

Didukung Pupuk kaltim, Jurusan Kuliner SMK Yapis Fakfak Gelar UKK Perdana

28 Januari 2026 - 07:43

UKK Jadi Ajang Pembuktian, Siswi Busana SMK Yapis Fakfak Tunjukkan Kreativitas

28 Januari 2026 - 06:38

Cetak Sejarah di Mubes III, Nanda Holifa Putri Weripi Resmi Jadi Ketua Umum HMP Administrasi Publik 2026–2027

26 Januari 2026 - 06:22

Siswa SMAN 1 Fakfak Nilai Program MBG Membantu Kebutuhan Makan di Sekolah

23 Januari 2026 - 16:04

Tak Perlu Lagi Bawa Bekal, Siswa IT As-Salam Fakfak Senang Ada Program MBG

19 Januari 2026 - 15:09

Trending di Pendidikan
WhatsApp
error:
https://transparansiindonesia.co.id/data/ https://sulutaktual.com/wp-includes/ https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY