Menu

Mode Gelap
Kasus Asusila Guncang Fakfak: Pria Inisial IF Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur Warisan Leluhur Fakfak Jadi Peluang Ekonomi, Pemda Siapkan Pengembangan Pandoki dan Tembakau Negeri Panen Jagung Hibrida 2026 di Fakfak, Komitmen Polri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Demianus Tuturop Dorong Pembentukan BUMA, Wisata Fakfak Bisa Jadi Sumber PAD Baru Demianus Tuturop: Media Bukan Sekadar Komunitas, Tapi Pilar Penting Sambut Ramadhan Penuh Khusyuk, Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak Benahi Kesiapan

Jendela Parlemen

Strategi Jemput Bola Dipakai Komisi I DPR Papua Barat Dalam Sikapi Efisiensi Anggaran

badge-check


					Strategi Jemput Bola Dipakai Komisi I DPR Papua Barat Dalam Sikapi Efisiensi Anggaran, (Foto: EM/Istimewa). Perbesar

Strategi Jemput Bola Dipakai Komisi I DPR Papua Barat Dalam Sikapi Efisiensi Anggaran, (Foto: EM/Istimewa).

EMBARANMEDIA.COM, MANOKWARI – Ketua Komisi I DPR Papua Barat, Salim Alhamid menyampaikan bahwa pihaknya memakai sistem jemput bola dalam rangka menyikapi efisiensi anggaran untuk memaksimalkan kegiatan ditengah kebijakan efisiensi anggaran.

Salim Alhamid menyakini kalau sistem jemput bola diyakini bisa memaksimalkan kegiatan-kegiatan komisi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Papua Barat.

“Kita ubah pola pertemuan RDP, kita kunjungi langsung OPD-OPD terkait dan mesti lebih proaktif dan pakai sistem jemput bola, karena mempertimbangkan efisiensi anggaran, ini lebih efektif,”kata Ketua Komisi I DPR Papua Barat, Salim Alhamid yang berhasil diunggah media ini melalui media Papuakita.com, Selasa (27/05/2025).

“Sampai saat ini DPR Papua Barat belum ada kantor, mau kita laksanakan RDP di Sekretariat Dewan itu ruangannya juga tidak memungkinkan. Kalau buat di hotel, kita nanti disoroti lagi soal efisiensi anggaran sehingga saya ubah pola dengan jemput bola,” sambungnya.

Sistem jemput bola itu, menurutnya sudah dilakukan saat pertemuan dengan mitra. Dua kali pertemuan dengan OPD mitra fokus berbicara masalah honorer.

Berbicara soal OPD mitra, Salim Alhamid mengatakan, ada yang bisa dimaksimalkan oleh internal komisi I. Juga mesti melibatkan lintas atau gabungan komisi  .

“Komisi satu ada 15 OPD, jadi barang kali kita perlu kolaborasi untuk sama-sama cari solusi lihat persoalan tenaga honorer. Kita sudah jadwalkan dan akan gelar pertemuan kembali soal honorer ini,” tutupnya.

Sumber: Papuakita.com

Baca Lainnya

Demianus Tuturop Dorong Pembentukan BUMA, Wisata Fakfak Bisa Jadi Sumber PAD Baru

12 Februari 2026 - 04:12

Demianus Tuturop: Media Bukan Sekadar Komunitas, Tapi Pilar Penting

11 Februari 2026 - 19:25

DPRK Fakfak Bertindak: Komisi I Bakal Temui Kemenag Bahas Penurunan Kuota Haji 2026

30 November 2025 - 18:32

Abdul Rahman Tegaskan Komitmen Turun Lapangan: Aspirasi Masyarakat Harus Dikawal Sampai Tuntas

20 November 2025 - 14:30

Dari Fakfak untuk Papua Barat: Salim Alhamid Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat

1 November 2025 - 19:02

Trending di Jendela Parlemen
WhatsApp
error:
https://transparansiindonesia.co.id/data/ https://sulutaktual.com/wp-includes/ https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY