Menu

Mode Gelap
Puluhan Aktivis Audiensi di Polres Fakfak, Minta Penanganan Kasus Narkoba Tuntas Penguatan Ideologi hingga Pangan Lokal, Ini Fokus BAM Pemuda Muhammadiyah Maluku Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan Seleksi JPT Pratama Fakfak Masuki Tahap Akhir, 13 Jabatan Kantongi Tiga Nama Menikah Muda: Antara Tren Viral dan Realita Perempuan Fakfak

Pemerintahan

TPP ASN Belum Dibayar, Wakil Bupati Fakfak Jelaskan Ini!

badge-check


					TPP ASN Belum Dibayar, Wakil Bupati Fakfak Jelaskan Ini!, (Foto: EM/AZT). Perbesar

TPP ASN Belum Dibayar, Wakil Bupati Fakfak Jelaskan Ini!, (Foto: EM/AZT).

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Wakil Bupati Fakfak, Donatus Nimbitkendik, menjelaskan alasan di balik belum dibayarkannya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Penjelasan tersebut disampaikan Donatus saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (2/6/2025).

“Persoalan mengenai TPP ini sangat teknis. Kami sudah membahasnya di satu tingkat, karena sesuai aturan, TPP merupakan bagian yang harus melalui pembahasan terlebih dahulu,” ujar Donatus.

Ia menjelaskan bahwa setelah dilakukan pembahasan, barulah ditetapkan biaya atau alokasi anggarannya. Namun, tahun ini menjadi tahun transisi, sehingga beberapa bagian luput dari perhatian, termasuk anggaran rutin.

“Karena tidak dibahas secara tuntas oleh panitia anggaran eksekutif, ada hal-hal yang terlewatkan,” katanya.

Donatus juga menyampaikan bahwa saat pembahasan berlangsung, baik ia maupun Bupati Fakfak sedang berada di Jakarta mengikuti bimbingan teknis di Akmil Magelang.

“Saat kami kembali, alokasi anggaran sudah disiapkan. Tapi ternyata tidak sebanding dengan jumlah pegawai yang harus menerima TPP. Ini perlu dihitung ulang,” tegasnya.

Meski demikian, ia memastikan bahwa dengan data jumlah pegawai yang ada, semestinya anggaran bisa mencukupi. Namun, adanya penambahan CPNS dan PPPK membuat alokasi anggaran menjadi sulit ditetapkan.

“Ini yang akhirnya berdampak pada pendistribusian TPP saat ini,” katanya.

Lebih lanjut, Donatus mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk membahas solusi atas persoalan ini. Dari hasil pertemuan tersebut, ternyata ada sembilan komponen tambahan yang harus dipenuhi.

“Penambahan sembilan komponen ini tentu membutuhkan waktu. Karena itu, kami minta semua pihak bersabar. Pembayaran TPP harus dilakukan secara lengkap dan sesuai aturan. Kalau dibayar sekarang, justru bisa tidak proporsional,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Donatus mengimbau agar para ASN bersabar hingga seluruh proses administrasi dan teknis dapat diselesaikan dengan sempurna. (EM/AZT).

Baca Lainnya

Basarnas Fakfak Latih Relawan Rumah Zakat Teknik Evakuasi Darurat dan Non Darurat

9 Januari 2026 - 13:43

Rehabilitasi Lahan Bandara Siboru, Kodim 1803/Fakfak Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan

9 Januari 2026 - 13:31

Antisipasi Bencana Kontinjensi, Yon Komposit PRCPB Gelar Apel Gabungan di Fakfak

6 Januari 2026 - 13:13

BMKG Tegaskan Komitmen Keselamatan Transportasi di Penutupan Posko Nataru 2025–2026

6 Januari 2026 - 09:30

Polres Fakfak Rilis Kinerja 2025: Kriminalitas Turun, Penyelesaian Perkara Naik

31 Desember 2025 - 12:16

Trending di Pemerintahan
WhatsApp
error:
https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY