Menu

Mode Gelap
Musrenbang Pariwari 2026, Bupati Samaun Soroti Validasi Data Bansos dan Prioritas Listrik-Air Bersih Wagub Abdullah Vanath Temui Massa Demo Gunung Botak, Pemuda Desak Transparansi Tambang Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat

Berita

Pilar Tifa Pala dan Satu Tungku Tiga Batu Hiasi Pintu Masuk Kantor Perkebunan Fakfak

badge-check


					Pilar Tifa Pala dan Satu Tungku Tiga Batu Hiasi Pintu Masuk Kantor Perkebunan Fakfak Perbesar

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Dua pilar megah kini berdiri kokoh di pintu masuk Kantor Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak. Pilar yang disebut sebagai Pilar Tifa Pala dan Pilar Pengikat Satu Tungku Tiga Batu ini tidak hanya menambah nilai estetika kantor, tetapi juga hadir sebagai simbol identitas daerah sekaligus penguat brand Fakfak sebagai Kota Pala dan Kota Satu Tungku Tiga Batu.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menjelaskan bahwa pembangunan dua pilar ini menelan anggaran sebesar Rp 34,7 juta yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) tahun 2025.

“Selain memperindah tampilan kantor dan menjadi penanda fisik lokasi, pilar ini juga mengandung makna mendalam sebagai representasi filosofi, nilai, dan citra Fakfak di ruang publik,” ungkapnya.

Pilar ini merepresentasikan falsafah hidup masyarakat Fakfak: agama, adat, dan pemerintah—tiga unsur yang harus berdiri seimbang untuk menopang kehidupan bersama. Filosofi ini juga dimaknai sebagai wujud kerukunan antarumat beragama yang menegaskan semangat persaudaraan, persatuan, dan kebersamaan dalam keberagaman.

Ketiga unsur tersebut divisualisasikan melalui warna hijau, biru, dan kuning, yang diikat dengan warna putih sebagai simbol pemersatu. “Pilar ini menjadi pengingat bahwa kekuatan dan kesejahteraan Fakfak hanya dapat dicapai bila ketiganya berjalan seimbang,” ujar Widhi.

Sementara itu, Pilar Tifa Pala menggabungkan simbol budaya dan sumber daya khas Fakfak. Tifa, alat musik tradisional, dipadukan dengan pala sebagai komoditas unggulan daerah. Perpaduan keduanya mencerminkan kekuatan struktur sosial, kekayaan budaya, serta potensi alam Fakfak.

Dalam konteks branding daerah, pilar ini menggambarkan fondasi identitas Fakfak yang berakar pada tradisi (tifa), sumber daya lokal (pala), dan prinsip sosial yang kokoh (pilar).

Kehadiran kedua pilar ini diharapkan tidak hanya mempercantik wajah kantor, tetapi juga menjadi simbol harmoni, keberlanjutan, serta media promosi daerah. “Pilar ini adalah penanda sekaligus pengingat bahwa kekuatan Fakfak terletak pada persatuan dalam keberagaman,” tutup Widhi.

Penulis : Arya Sanaky || Editor : Redaksi Embaranmedia

Baca Lainnya

Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai

12 Maret 2026 - 19:45

PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H

12 Maret 2026 - 19:16

Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman

12 Maret 2026 - 16:18

Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat

12 Maret 2026 - 07:23

Bansos Sembako dan PKH Mulai Disalurkan di Fakfak, Ribuan Warga Jadi Penerima

10 Maret 2026 - 09:11

Trending di Pemerintahan
WhatsApp
error: