Masuknya Pupuk Kaltim ke Fakfak Jadi Angin Segar, Bupati Samaun Tegas Rekrutmen Utamakan Tenaga Kerja Lokal

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, mengungkapkan bahwa PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) secara resmi telah menyatakan kesiapannya untuk berinvestasi di Kabupaten Fakfak. Kehadiran tim PKT sekaligus menandai dimulainya tahapan survei lapangan sebagai bagian dari proses persiapan pengembangan industri pupuk di daerah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Samaun Dahlan kepada wartawan termasuk embaranmedia.com usai melakukan pertemuan bersama tim PKT di depan Kantor Bupati Fakfak, Senin (06/07/2026) sore.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi langkah awal yang sangat penting dalam merealisasikan investasi strategis yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Fakfak.

“Iya, jadi terkait pertemuan sore hari ini, PKT secara resmi sudah datang untuk menyampaikan kepada pemerintah daerah bahwa mereka siap masuk ke Kabupaten Fakfak,” ujar Samaun.

Baca Juga :  Bupati Kaimana: Polri Berhasil Hadirkan Rasa Aman, Kapolres Paparkan Capaian Setahun Terakhir

Ia menjelaskan, tim PKT telah melakukan survei lapangan di Distrik Tomage dan Kampung Tomage Otoweri guna meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pengembangan proyek.

Dalam pertemuan tersebut, kata Samaun, terdapat sejumlah poin penting yang menjadi fokus pembahasan. Pertama, investor akan melanjutkan kajian mendalam selama tiga bulan ke depan untuk memastikan kelayakan kawasan, baik dari sisi darat maupun laut. Kajian tersebut menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan pelabuhan, pabrik, perkantoran, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Selain itu, pembahasan juga mencakup program pemberdayaan masyarakat melalui penguatan sektor perkebunan dan pertanian, komitmen afirmasi pendidikan bagi anak-anak asli daerah, serta penyerapan tenaga kerja lokal sebagai prioritas utama.

“Mereka datang kurang lebih 20 orang, sudah lengkap dengan tim konsultan, dan mulai bulan ini proses perencanaan lanjutan sudah berjalan,” katanya.

Baca Juga :  Diskominfostaper Fakfak dan Insan Pers Sepakat Perkuat Keterbukaan Informasi Publik.

Terkait afirmasi pendidikan, Bupati menyebutkan bahwa pada tahun ini telah disiapkan kuota bagi 25 anak asli daerah, yang seluruhnya laki-laki, untuk mengikuti program pendidikan yang difasilitasi oleh pihak investor.

Sementara itu, dalam hal penyerapan tenaga kerja, Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan agar perusahaan mengutamakan masyarakat lokal dalam setiap tahapan pembangunan proyek.

Menurut Samaun, saat ini tenaga kerja lokal sudah mulai dilibatkan untuk mendukung kebutuhan konstruksi awal maupun kegiatan survei lapangan.

Ke depan, Pemkab Fakfak juga menginginkan seluruh kebutuhan tenaga kerja perusahaan dikoordinasikan melalui pemerintah daerah agar kesempatan kerja bagi masyarakat Fakfak dapat dimaksimalkan.

“Kalau nanti perusahaan membutuhkan tenaga kerja, maka data tenaga kerja itu harus diminta dari pemerintah daerah. Misalnya mereka membutuhkan 200 orang, maka pemerintah daerah akan mengirim 500 orang untuk mengikuti seleksi. Kalau yang lulus baru 100 orang, maka kita kirim lagi tambahan hingga kuota yang dibutuhkan terpenuhi,” tegasnya.

Baca Juga :  Dandim 1803/Fakfak Nobar Brasil vs Scotlandia Bersama Ratusan Warga, GOR Krapangit Gewab Meriah

Menurutnya, mekanisme tersebut penting untuk memastikan investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam mengurangi angka pengangguran dan menciptakan lapangan kerja baru.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat Fakfak tetap menjadi prioritas utama dalam perekrutan tenaga kerja, meskipun tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan tenaga kerja dari daerah sekitar, seperti Kabupaten Teluk Bintuni.

“Yang jelas prioritas tetap Fakfak. Tujuan kita dengan masuknya investasi dan pembangunan pabrik pupuk ini adalah mengurangi pengangguran serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat,”pungkas Samaun.

Pewarta: Zulkifli Rohrohmana || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: