Semarak Lomba Islami 2026, Sanggar Tanace Masjid Agung Baitul Makmur Tampilkan Sawat Fakfak Penuh Pesona

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Semangat pelestarian budaya dan syiar Islam ditunjukkan oleh Sanggar Tanace Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak dalam ajang Lomba Islami dalam rangka memperingati 666 Tahun Islam Masuk di Tanah Papua Tahun 2026. Penampilan mereka sukses mencuri perhatian penonton melalui perpaduan Sawat Fakfak dan tarian tradisional khas daerah yang sarat nilai budaya dan religius.

Mengikuti kategori lomba Sawat tingkat dewasa, Sanggar Tanace Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menampilkan keindahan seni Islami, tetapi juga menggambarkan harmonisasi budaya lokal Fakfak yang telah tumbuh dan berkembang seiring perjalanan Islam di Tanah Papua selama berabad-abad.

Baca Juga :  Bunda PAUD Fakfak Tanam Pala Grafting Tomandin Bersama Anak TK di Hari Anak Nasional 2026

Keunikan penampilan Sanggar Tanace Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak terlihat dari keterlibatan berbagai generasi, mulai dari para pemuda hingga anak-anak yang berasal dari lingkungan Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak. Dengan mengenakan busana khas yang mencerminkan identitas budaya dan nuansa Islami, mereka tampil kompak membawakan syair-syair pujian serta gerakan tarian tradisional yang penuh semangat.

Diketahui, Keikutsertaan mereka dalam lomba tersebut bukan semata untuk meraih prestasi, melainkan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah masuknya Islam di Tanah Papua sekaligus upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya dan nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda.

Baca Juga :  Babinsa Koramil Kramomongga Hadiri Penyerahan SK Panitia HUT ke-81 RI di Distrik Kayauni

Momentum peringatan 666 Tahun Islam Masuk di Tanah Papua menjadi kesempatan bagi pihaknya untuk menunjukkan bahwa budaya dan Islam dapat berjalan berdampingan. Melalui Sawat Fakfak, kami ingin mengenalkan warisan budaya yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Fakfak

Penampilan yang memadukan alunan rebana, dengan bunyian suling yang indah dengan khas,  syair-syair Islami, serta gerakan tarian tradisional tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Tepuk tangan meriah mengiringi setiap penampilan yang dibawakan para peserta Sanggar Tanace Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak.

Baca Juga :  "Alam Ini Punya Mata dan Telinga," Pesan Bupati Samaun Dahlan Saat Syukuran Proyek Tangguh UCC di Fakfak

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarumat Islam serta memperkuat komitmen masyarakat dalam menjaga nilai-nilai toleransi, budaya, dan kearifan lokal yang selama ini menjadi ciri khas Tanah Papua, khususnya Kabupaten Fakfak yang dikenal sebagai daerah dengan sejarah panjang penyebaran Islam di Tanah Papua.

Melalui keikutsertaan Sanggar Tanace Masjid Agung Baitul Makmur, semangat pelestarian budaya Islam lokal kembali ditegaskan. Generasi muda dan anak-anak yang terlibat menjadi simbol keberlanjutan warisan budaya yang akan terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pewarta: AZT || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: