DPD KNPI Fakfak Antara Ada Dan Tiada

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2020 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Isramid Day (Ketua HMI Cabang Fakfak)

Embaranmedia.com, Fakfak – Kita harus mengakui sebagai wadah berhimpun, KNPI semakin hari semakin jauh dari pemuda. Keberadaannya terasa hambar dan tidak lagi mampu memainkan peran-peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Berbagai permasalahan yang muncul dimasyarakat, khususnya terkait kepemudaan tidak mampu direspon dengan cepat. Api reformasi yang menjilati hampir sekujur tubuh kehidupan berbangsa dan bernegara, ternyata tidak mampu menyentuh, membakar dan mendorong terjadinya perubahan terhadap wadah berhimpun pemuda ini.

Pemuda sebagai inti dari kekuatan bangsa yang seharusnya tampil digarda terdepan melakukan sentakan penyadaran terhadap saluran birokrasi kita yang telah disumbat karat kolusi, korupsi dan nepotisme. Tapi dengan dada lapang juga harus kita akui harapan masih jauh dari kenyataan. KNPI juga tidak jauh berbeda.

Baca Juga :  Opini WTP vs Pencitraan Kepala Daerah

Harus diakui semakin hari KNPI semakin jauh dari pemuda dan organisasi kepemudaan yang tumbuh bagaikan jamur tapi sayangnya banyak yang mandul. Banyak istilah untuk menggambarkan parahnya kondisi organisasi kepemudaan kita saat ini, ada yang mengibaratkan cendawan dimusim hujan, kalau ada Pemilu, Pilkada dan Musda maka muncullah puluhan bahkan ratusan organisasi tapi pasca itu banyak ;yang menghilang dan tak tampak lagi apa aktivitasnya.

Kalau ditilik secara seksama, kondisi ini makin parah dengan kecendrungan makin menghilangnya kekuatan intelektual, daya kritis, analisis dan kreatifitas. Disisi lain banyak Organisasi Kepemudaan yang tidak mengakar di masyarakat dan dipimpin oleh orang yang belum memahami makna dan hakikat sebagai pemimpin. Mungkin apa yang kita dedahkan disini adalah salah satu faktor yang menyebabkan krisis kepemimpinan yang dialami bangsa kita saat ini.

Baca Juga :  Opini WTP vs Pencitraan Kepala Daerah

KNPI sebagai wadah untuk OKP/OKPI bernaung, Faktanya KNPI khususnya DPD KNPI kabupaten Fakfak saat ini sama sekali tidak melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai ayah kandung dari OKP/OKPI itu sendiri. sebelum adanya Musda ( Musyawarah Daerah ) KNPI, Kami sebagai Representatif dari OKP (seluruh Organisasi Cipayung) yang ada di kabupaten fakfak pernah menyuarakan kepada kepengurusan DPD KNPI periode 2015-2018 lalu, yang pada intinya kami menginginkan Periode DPD KNPI 2018-2021 jauh lebih baik dan bisa Eksis agar mampu mengemban tugas dan tanggungjawab yang di amanatkan OKP Cipayung tapi hal itupun tidak berjalan sesuai harapan para kalangan OKP/OKPI. Oleh sebab itu kita sudah ketahui bahwa ketidak loyalitasnya KNPI akan membunuh semangat pemuda.

Saya selaku Ketua Umum HMI Cabang Fakfak periode 2020-2021 menyatakan sikap bahwa perlu adanya pergantian Ketua KNPI baru agar lahir semangat baru sehingga pemuda itu lebih eksis dan cepat tanggap terhadap era globalisasi yang ada terkhususnya di kabupaten Fakfak sendiri. Saat ini kami OKP merasa jenuh dengan kinerja KNPI yang ada, Kami ingin KNPI wajah baru agar sinergitas pemuda terlihat sebagai garda terdepan.

Baca Juga :  Opini WTP vs Pencitraan Kepala Daerah

Kondisi KNPI saat ini kalau kita lihat secara fakta bahwa DPD KNPI kabupaten Fakfak ini ibarat Ada dan Tiada dan perlu perubahan dari dalam internal KNPI yang harus kami OKP/OKPI lakukan dengan tujuan menghidupkan kembali KNPI itu sendiri karna kami sadar KNPI Hadir karena Kami OKP/OKPI, dan Kami akan bertindak sesuai fungsi KNPI yang termaktub didalam AD/ART, Rabu (05/08/20).

Berita Terkait

Opini WTP vs Pencitraan Kepala Daerah
Keistimewaan Malam Lailatul Qadar
Pembangunan Melejit, Ekonomi Makin Sulit
Pemilu Serentak, Hajatan Boros Dalam Sistem Keropos
Tinta Demokrasi di Tahun 2024
Refleksi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 Tahun
Kasus HIV Meningkat, Buah Penerapan System Sekuler
Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, Umumkan Pengakuan Atas Kemerdekaan Indonesia
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 20:59 WIB

Opini WTP vs Pencitraan Kepala Daerah

Senin, 1 April 2024 - 12:03 WIB

Keistimewaan Malam Lailatul Qadar

Selasa, 13 Februari 2024 - 22:05 WIB

Pembangunan Melejit, Ekonomi Makin Sulit

Selasa, 13 Februari 2024 - 16:10 WIB

Pemilu Serentak, Hajatan Boros Dalam Sistem Keropos

Selasa, 2 Januari 2024 - 08:39 WIB

Tinta Demokrasi di Tahun 2024

Jumat, 11 Agustus 2023 - 19:32 WIB

Refleksi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 Tahun

Senin, 31 Juli 2023 - 13:26 WIB

Kasus HIV Meningkat, Buah Penerapan System Sekuler

Senin, 19 Juni 2023 - 19:23 WIB

Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, Umumkan Pengakuan Atas Kemerdekaan Indonesia

Berita Terbaru

error: