Presiden Jokowi Instruksikan Jajarannya Bersiap Jalankan Program Vaksinasi Covid-19

- Jurnalis

Kamis, 7 Januari 2021 - 01:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Embaranmedia.com, JAKARTA – Dalam beberapa hari belakangan vaksin Covid-19 siap pakai mulai terdistribusi ke sejumlah daerah di Indonesia. Proses distribusi tersebut merupakan bagian persiapan rencana vaksinasi gratis yang akan segera dilakukan dalam beberapa waktu mendatang setelah memperoleh izin penggunaan darurat dari BPOM dan memenuhi aspek kehalalan dari MUI.

Presiden Joko Widodo, saat memberikan arahan dalam rapat terbatas mengenai penanganan pandemi Covid-19 dan rencana pelaksanaan vaksinasi di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 6 Januari 2021, meminta pemerintah daerah untuk bersiap menjalankan program vaksinasi ini di wilayah masing-masing.

“Saya minta kesiapan-kesiapan kita dalam rangka menuju vaksinasi ini betul-betul agar dicek dan dikontrol oleh para gubernur,” ujarnya.

Baca Juga :  Pasca Pemilu 2024, Polres Fakfak Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk KPPS dan PPS

Kepala Negara menyampaikan, hingga saat ini Indonesia telah memesan kurang lebih sebanyak 329,5 juta dosis vaksin yang belum termasuk komitmen opsi penambahan pesanan. Untuk memastikan resiliensi atau keterjaminan tersedianya vaksin, pemerintah akan mendatangkan ratusan juta dosis vaksin tersebut dari setidaknya lima sumber.

“Dari Sinovac itu 3 juta plus 122,5 juta. Dari Novavax itu 50 juta, dari COVAX/GAVI itu 54 juta, dari AstraZeneca 50 juta, dan dari Pfizer 50 juta vaksin. Artinya jumlah total yang telah firm order itu 329,5 juta vaksin. Hanya pengaturannya nanti akan dilakukan oleh Menteri Kesehatan,” tutur Presiden.

Baca Juga :  Pasca Pemilu 2024, Polres Fakfak Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk KPPS dan PPS

Untuk diketahui, dengan memperhitungkan bahwa satu orang membutuhkan dua dosis vaksin dan 15 persen sebagai cadangan sesuai dengan ketentuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), maka total vaksin yang dibutuhkan untuk kurang lebih 181 juta rakyat adalah sekitar 426 juta dosis vaksin. Terkait hal tersebut pemerintah sudah memastikan bahwa jumlah kebutuhan dosis vaksin itu dapat dipenuhi melalui berbagai opsi yang sudah ditempuh.

Terpisah, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Kepala BNPB Doni Monardo mengungkapkan, hingga hari Minggu malam (3/1) kemarin, sebanyak 1,2 juta vaksin telah mulai didistribusikan ke 34 provinsi di seluruh Indonesia. Selanjutnya, pihaknya akan menunggu persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memulai vaksinasi yang pada tahap awal diprioritaskan bagi tenaga kesehatan.

Baca Juga :  Pasca Pemilu 2024, Polres Fakfak Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk KPPS dan PPS

“Di ratas tadi Bapak Presiden memberikan tantangan apakah bisa dipercepat sehingga bisa selesai dalam waktu 12 bulan? Kami akan berusaha keras dan kami butuh dukungan dari teman-teman untuk bisa melakukan ini,” tuturnya.

Di tahapan pertama, pemerintah akan memulai vaksinasi bagi sekitar 1,6 juta tenaga kesehatan yang ada di seluruh Indonesia. Berikutnya, vaksin akan diberikan bagi 17,4 juta tenaga layanan publik dan 21,5 juta masyarakat dengan usia lanjut.

Sumber : www.bnpb.go.id

Berita Terkait

Pasca Pemilu 2024, Polres Fakfak Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk KPPS dan PPS
Resmikan Puskemas Tomage, Bupati Fakfak Minta Pustu dan Penggerak Posyandu Segera di Aktifkan
Polres Fakfak Salurkan Ratusan Paket Sembako Kepada Warga
Sambut Hari Juang TNI AD, Korem 182/JO dan Kodim Fakfak Gelar Donor Darah
Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Fakfak Launching Aplikasi SRIRUNTARI
Wujudkan Fakfak Sehat, Maulana Patiran Sebut Tahun Ini Ada Tiga Puskesmas Prototipe di Fakfak Clear Dibangun
BPJS Kesehatan Apresiasi Pemkab Fakfak Atas Jaminan Kesehatan Masyarakat Dalam Program Kemenkes
Roma Megawanty Waterpauw Imbau Pelajar di Fakfak Tolak Pernikahan Dini
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Februari 2024 - 09:09 WIB

Pasca Pemilu 2024, Polres Fakfak Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk KPPS dan PPS

Minggu, 21 Januari 2024 - 17:40 WIB

Resmikan Puskemas Tomage, Bupati Fakfak Minta Pustu dan Penggerak Posyandu Segera di Aktifkan

Rabu, 13 Desember 2023 - 08:16 WIB

Polres Fakfak Salurkan Ratusan Paket Sembako Kepada Warga

Rabu, 13 Desember 2023 - 08:05 WIB

Sambut Hari Juang TNI AD, Korem 182/JO dan Kodim Fakfak Gelar Donor Darah

Jumat, 8 Desember 2023 - 21:42 WIB

Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Fakfak Launching Aplikasi SRIRUNTARI

Selasa, 31 Oktober 2023 - 19:29 WIB

Wujudkan Fakfak Sehat, Maulana Patiran Sebut Tahun Ini Ada Tiga Puskesmas Prototipe di Fakfak Clear Dibangun

Rabu, 25 Oktober 2023 - 07:31 WIB

BPJS Kesehatan Apresiasi Pemkab Fakfak Atas Jaminan Kesehatan Masyarakat Dalam Program Kemenkes

Senin, 4 September 2023 - 18:48 WIB

Roma Megawanty Waterpauw Imbau Pelajar di Fakfak Tolak Pernikahan Dini

Berita Terbaru

Pemerintahan

Polres Fakfak Terjunkan 80 Personel Amankan PSU di 2 TPS

Jumat, 23 Feb 2024 - 21:26 WIB

error: