Ahli Waris Karyawan CV. Purnama Pratama Fakfak, Terima Santunan JHT Dan JKM BPJS Ketenagakerjaan

- Jurnalis

Kamis, 4 Maret 2021 - 03:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan Santunan JHT Dan JKM oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Fakfak Carolus Pg. Sigalingging, Sumber Foto : BPJS Ketenagakerjaan Fakfak, Kamis (04/03/2021) Pagi

Penyerahan Santunan JHT Dan JKM oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Fakfak Carolus Pg. Sigalingging, Sumber Foto : BPJS Ketenagakerjaan Fakfak, Kamis (04/03/2021) Pagi

Embaranmedia.com, Fakfak – Dian Elewarin ahli waris dari alm. Hengki Elewarin menerima santunan Rp 51 Juta Rupiah dan Beasiswa untuk 2 orang anak dari BPJSKetenagakerjaan. Penyerahan Santunan ini yang disertai bukti transfer santunan yang diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Fakfak, Carolus Pg Sigalingging kepada ahli waris di Hotel Tembaga Pura Fakfak (04/03/2021) pukul 09.30 WIT didampingi oleh pemilik CV Purnama Pratama Thomas Gunawan.

Baca Juga :  Sah, Bupati UT Lantik Sulaiman Uswanas Jadi Sekda Fakfak, Ini Pesannya

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Fakfak Carolus Pg. Sigalingging mengatakan bahwa Santunan sebesar 51 Juta ini dengan rincian santunan Jaminan Kematian 42 Juta Rupiah dan jaminan Hari Tua 9 Juta Rupiah.

“Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 82 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan manfaat Jaminan Kematian senilai 42 juta ditambah Beasiswa kepada 2 orang anak dengan kepesertaan minimal 3 tahun, “Jelas Carolus Kepada Embaranmedia.com saat diwawancarai usai penyerahan santunan.

Baca Juga :  Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama, Kapolres Fakfak Beri Pesan Ini

Kemudian, Carolus Pg. Sigalingging juga menyampaikan Alm. Hengki Elewarin yang bekerja di CV Purnama Pratama didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak Juni 2016 dan meninggal dunia pada 5 Januari 2021 lalu meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak yang masih duduk di bangku sekolah.

“Dengan terdaftar aktifnya almarhum selama lebih dari tiga Tahun menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan maka ahli waris berhak juga untuk mendapatkan beasiswa bagi 2 orang anak. Santunan dan beasiswa ini diharapkan dapat dipergunakan oleh pihak keluarga sebaik-baiknya dan dapat membantu biaya sekolah anak-anak dari almarhum. Penyerahan santunan tersebut merupakan salah satu bentuk hadirnya negara kepada masyarakat untuk menjamin kesejahteraan masyarakat secara khusus pekerja dan keluarganya, “ungkap Carolus. (EF.01)

Berita Terkait

Bupati Fakfak Sambangi Kementerian PUPR Dorong Realisasi Pasar Thumburuni, Tahun Ini Tetap Dirampungkan
Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama, Kapolres Fakfak Beri Pesan Ini
Ucapkan Selamat Idul Adha 1445 H, Bupati Fakfak: Semoga Membawa Kedamaian dan Bangun Tali Silahturahmi
Gertak Fakfak, Dinas Perkebunan Kembali Tanam Pala di Sepanjang Koridor Werabuan – Bandara Siboru
Tegas Sulaiman Uswanas, ASN Pemkab Fakfak Tak Boleh Terlibat Berpolitik Praktis
Sah, Bupati UT Lantik Sulaiman Uswanas Jadi Sekda Fakfak, Ini Pesannya
Tiba di Fakfak Papua Barat, Jhon Ilef Malamassam: Tetap Berpegang Teguh pada Penegakan Hukum
Tinjau Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak, Wakil Bupati Yohana Hindom: Ada Sejumlah Ornamen Yang Belum Terselesaikan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 19:35 WIB

Bupati Fakfak Sambangi Kementerian PUPR Dorong Realisasi Pasar Thumburuni, Tahun Ini Tetap Dirampungkan

Selasa, 18 Juni 2024 - 22:04 WIB

Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama, Kapolres Fakfak Beri Pesan Ini

Senin, 17 Juni 2024 - 09:06 WIB

Ucapkan Selamat Idul Adha 1445 H, Bupati Fakfak: Semoga Membawa Kedamaian dan Bangun Tali Silahturahmi

Minggu, 16 Juni 2024 - 09:28 WIB

Gertak Fakfak, Dinas Perkebunan Kembali Tanam Pala di Sepanjang Koridor Werabuan – Bandara Siboru

Jumat, 14 Juni 2024 - 09:32 WIB

Tegas Sulaiman Uswanas, ASN Pemkab Fakfak Tak Boleh Terlibat Berpolitik Praktis

Berita Terbaru

error: