Pangdam XVIII/Kasuari: Kalian Tidak Boleh Kalah, Tetap Waspada dan Jangan Lengah

- Jurnalis

Rabu, 26 Mei 2021 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Embaranmedia.com, Sorong – Kalian tidak boleh kalah dengan mereka, tetap waspada dan jangan lengah, karena pasukan sehebat apapun apabila lengah maka “selesai” (habis/kalah). Lindungi, jaga, dan selamatkan rakyat kita yang jauh dan terpencil.

Demikian diungkapkan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) saat melakukan pemeriksaan kesiapan operasi (Riksiapops) 2 Kompi satuan tugas pengamanan daerah rawan (Satgas Pamrahwan) Batalyon Infanteri Raider Khusus (Yonif RK) 762/Vira Yudha Sakti (VYS) Kodam XVIII/Kasuari TA. 2021, dalam suatu upacara yang berlangsung di lapangan upacara Yonif RK 762/VYS, Km.10 Sorong, Papua Barat, Selasa (25/5/2021), setelah menerima paparan tentang Kesiapan Operasi 2 Kompi Satgas Pamrahwan Yonif RK 762/VYS ini dari Danbrigif 26/GP, Kolonel Inf Faisol Izuddin Karimi selaku penanggung jawab kesiapan satuan.

Lebih lanjut dikatakan, pengamanan daerah rawan yang harus diemban oleh prajurit Yonif RK 762/VYS ini adalah sebuah tugas dan tanggung jawab yang besar dan berat, maka tidak boleh main-main. Kepercayaan yang telah diberikan harus dipertanggungjawabkan.

“Kalian harus selalu fokus terhadap tugas untuk menjaga stabilitas keamanan, menetralisir berbagai ancaman keamanan dari kelompok separatis bersenjata, kelompok Teroris OPM, yang telah menunjukkan kebrutalannya dengan membunuh, menganiaya, memperkosa, membakar, dan menembak masyarakat, baik itu anak-anak, ibu-ibu dan para tokoh-tokoh lainnya dengan niat memisahkan diri dari bingkai NKRI, melalui berbagai aksi separatis terorisme dan kejahatan terkoordinasi,” tegas Mayjen I Nyoman Cantiasa.

Baca Juga :  Isak Wopari: Bank Papua Berkomitmen Sebagai Bank Terpercaya dan Terkemuka Milik Orang Asli Papua

“Hari ini saya sebagai Pangkoops (Panglima Komando Operasi) mendapatkan perintah untuk pemeriksaan kesiapan operasi Satgas Pamrahwan Yonif RK 762/VYS. Kalian prajurit pilihan, tugas adalah kehormatan dan kalian harus jawab dengan tekad dan semangat untuk melakukan tugas,” tambahnya.

Kenali Dirimu, Kenali Musuhmu

Daerah rawan termasuk di Papua Barat, merupakan wilayah NKRI yang memiliki nilai strategis bagi kedaulatan negara dan berpengaruh terhadap aspek pertahanan negara, serta menjadi taruhan bagi harga diri bangsa sehingga perlu dijaga dan diamankan dengan sebaik-baiknya.

“Pahami tugas dan tanggung jawab dengan baik. Para Perwira dan Komandan harus menjelaskan kepada anggotanya setelah berada di pos masing-masing, agar mengorientasi medan dan mengenali lingkungan sekitar. Kenali dirimu, kenali musuhmu, dan buka komunikasi dengan masyarakat dan baik-baik dengan mereka. Ingat, pedomani, dan amalkan ‘8 wajib TNI’ yaitu jangan menyakiti rakyat, namun justru kalian harus mampu menjaga dan melindungi rakyat dari berbagai ancaman yang ada,” tegas Pangdam.

Baca Juga :  Wakil Ketua MRP Maxi Nelson Ahoren Minta Warga 7 Kabupaten di Papua Barat Jaga Kedamaian Jelang Pemilu 2024

Permasalahan yang terjadi di daerah operasi sangat kompleks, seperti masih terdapatnya kesenjangan berupa rendahnya aksesibilitas, terbatasnya sarana dan prasarana, masih rendahnya keterampilan yang dimiliki, dan minimnya pendapatan sehingga berdampak pada aspek kehidupan penduduk setempat, seperti kesehatan, pendidikan, dan perumahan. Selain itu, daerah rawan juga berpotensi menjadi tempat lintas pelaku kejahatan hingga separatisme.

“Untuk itu, kehadiran kalian diharapkan dapat menciptakan kondisi yang kondusif sehingga dirasakan dapat memberikan kenyamanan oleh masyarakat setempat. Setiap Prajurit harus memahami karakteristik daerah operasi, dan kearifan lokal,” jelasnya.

Jaga Moril, Kesehatan, dan Nama Baik Satuan

Mengakhiri amanatnya, Pangdam menyampaikan atensinya untuk para Prajurit Satgas Pamrahwan ini.

“Tingkatkan kewaspadaan dan disiplin tempur Prajurit di daerah penugasan, jangan menganggap bahwa situasi di Papua Barat selalu aman. Kendala diantaranya berupa keterbatasan Sarpras (sarana prasarana) dan materiil, jangan menjadi hambatan dalam mencapai keberhasilan pelaksanaan tugas pokok. Selanjutnya pahami tugas pokok Satgas Pamrahwan. Kenali dan pelajari situasi Geo-Demo-Konsos (Geografi, Demografi, dan Kondisi sosial). Jaga kekompakkan dan ciptakan soliditas yang kuat. Kembangkan naluri lapangan, PKT/PKM, dan laksanakan buddy system,” ujarnya.

Baca Juga :  Kamtibmas Berjalan Aman dan Lancar di Pemilu 2024, Kapolres AKBP Hendriyana Apresiasi Warga Fakfak

“Danpos (Komandan Pos) harus kreatif dan berinovasi. Setiap anggota harus mampu mengambil hati dan pikiran rakyat, dekati dan jalin komunikasi yang harmonis dengan para Toga (tokoh agama), Toda (tokoh pemuda) Todat (tokoh adat), dan Tomas (tokoh masyarakat) setempat. Jaga moril dan kesehatan, serta jaga nama baik satuan,” sambungnya.

“Kejadian di satuan yang bertugas di Papua dan Papua Barat agar menjadikan pelajaran. Jangan ada pelanggaran sekecil apapun tetapi buatlah prestasi, dan senantiasa berdoa, beribadah, serta dekatkan diri dan libatkan Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap penyelesaian masalah,” tutup Pangdam XVIII/Kasuari.

Usai pemeriksaan dilaksanakan, Pangdam XVIII/Kasuari menyerahkan tali ‘Fast Rope’ untuk latihan, ribuan Masker Kesehatan, serta 50 buah saku tentang ‘Pedoman Tata Cara Melaksanakan Pertempuran Sesuai Dengan Hukum Humaniter Internasional’ dan 50 ‘Buku Pedoman Penerapan HAM’ dari Babinkum TNI sebanyak untuk Satgas Pamrahwan guna dipelajari, dipahami, dan dipedomani dalam pelaksanaan tugas.(EM/02)

Berita Terkait

Kamtibmas Berjalan Aman dan Lancar di Pemilu 2024, Kapolres AKBP Hendriyana Apresiasi Warga Fakfak
Isak Wopari: Bank Papua Berkomitmen Sebagai Bank Terpercaya dan Terkemuka Milik Orang Asli Papua
Wakil Ketua MRP Maxi Nelson Ahoren Minta Warga 7 Kabupaten di Papua Barat Jaga Kedamaian Jelang Pemilu 2024
Kunker di Fakfak, Wakapolda Papua Barat Cek Kesiapan Pengamanan TPS
Mulai Besok Bandara Siboru Fakfak Diaktifkan, Agung Trilaksana: Secara Sistem Semuanya Sudah Siap
Hadir di Distrik Kokas, Abdolla Barawery: Ini Sudah Dia Punya Waktu
Deklarasi Pemilu Damai 2024, Kodim 1808/Mansel Komitmen Wujudkan Pemilu Yang Aman Dan Tertib
Melihat Langsung di Lapangan, Wakapolres Fakfak Melakukan Pengecekan Pos Pam dan Pos Yan Operasi Lilin Mansinam 2023
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:42 WIB

Kamtibmas Berjalan Aman dan Lancar di Pemilu 2024, Kapolres AKBP Hendriyana Apresiasi Warga Fakfak

Selasa, 13 Februari 2024 - 22:11 WIB

Wakil Ketua MRP Maxi Nelson Ahoren Minta Warga 7 Kabupaten di Papua Barat Jaga Kedamaian Jelang Pemilu 2024

Selasa, 6 Februari 2024 - 10:58 WIB

Kunker di Fakfak, Wakapolda Papua Barat Cek Kesiapan Pengamanan TPS

Rabu, 24 Januari 2024 - 09:04 WIB

Mulai Besok Bandara Siboru Fakfak Diaktifkan, Agung Trilaksana: Secara Sistem Semuanya Sudah Siap

Sabtu, 30 Desember 2023 - 12:43 WIB

Hadir di Distrik Kokas, Abdolla Barawery: Ini Sudah Dia Punya Waktu

Sabtu, 23 Desember 2023 - 08:14 WIB

Deklarasi Pemilu Damai 2024, Kodim 1808/Mansel Komitmen Wujudkan Pemilu Yang Aman Dan Tertib

Sabtu, 23 Desember 2023 - 08:10 WIB

Melihat Langsung di Lapangan, Wakapolres Fakfak Melakukan Pengecekan Pos Pam dan Pos Yan Operasi Lilin Mansinam 2023

Rabu, 13 Desember 2023 - 12:45 WIB

Masyarakat Adat Suku Sumuri Minta Pemkab Teluk Bintuni dan Genting Oil Serius Selesaikan Ganti Rugi Hak Tanah Adat

Berita Terbaru

error: