Prevalensi Pandemi Covid-19 Naik Sebanyak 38 Kasus, Mengantar Fakfak Memasuki Zona Merah.

Embaranmedia.com, Fakfak – Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Fakfak Gondo Suprapto, SKM, M.Si menyampaikan Perkembangan atau Situasi pandemi Covid-19 di Kabupaten Fakfak Jumat 18 Juni 2021, setelah ditemukannya 10 orang CPNS yang mengikuti Prajabatan di Cluster Diklat Pemda Fakfak mengalami positif Covid-19 pada Kamis 17 Juni 2021 Kemarin.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 yang juga selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, Gondo Suprapto, SKM, M.Si saat melakukan Konferensi Pers bersama beberapa awak media di Taman Satu Tungku Tiga Batu Usai Jalan Pagi, Jumat (18/06/2021).

iklan Embaran Media

“Dengan ditemukannya beberapa orang positif Covid-19 yang terbanyak adalah di cluster Diklat Pemda, Kemarin pada hari Kamis kita melakukan pemeriksaan terdapat satu orang yang kronologinya berobat di rumah sakit dan diperiksa ternyata positif. Sehingga kami Dinas Kesehatan melakukan stretching atau pelacakan di Diklat Pemda Fakfak, dan dari 42 Orang yang kita lacak ternyata ada 9 orang yang positif, “Ujar Gondo.

Rekapitulasi Covid-19 Di Provinsi Papua Barat (Foto: Istimewa)

Dikatakannya lagi, Sehingga pada hari Kamis siang jumlah kasus positif di Diklat sebanyak 10 orang. Dan pada hari Kamis malam kita juga melakukan kembali stretching atau pemeriksaan kasus yang ada di Diklat sehingga terdapat 11 Orang CPNS Peserta Diklat dan 1 orang Panitia. Maka dari itu jumlah total untuk cluster Diklat Pemda sebanyak 22 Orang positif Covid-19

“Untuk beberapa pasien positif Covid-19 yang masuk di RSUD Fakfak kemarin yaitu 2 orang. Ditemukan juga pada saat tim kesehatan melakukan stretching atau pelacakan di puskesmas Fakfak Tengah terdapat 3 orang positif, BP. Fatima Misi Danaweria kita temukan 1 orang positif dan di puskesmas Sekban 1 orang positif Covid-19, sehingga jumlah total kasus positif Covid-19 yang ada di Kabupaten Fakfak sampai dengan Jumat 18 Juni 2021 ini Sebanyak 38 Orang Positif Covid-19, 6 orang yang dirawat di RSUD Fakfak dan 32 Orang menjalani Isolasi Mandiri dirumahnya masing-masing, “Jelas Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Fakfak Gondo Suprapto.

Baca Juga :  Ajak Masyarakat Peduli Nakes, Direktur RSUD Fakfak Himbau Patuhi Prokes dan Ikuti Program Vaksinasi

Juru Bicara Satgas Covid-19, Gondo Suprapto juga mengharapkan kepada masyarakat Kabupaten Fakfak tetap harus waspada dan disiplin ketat.

“Perkembangan Covid-19 di tingkat nasional maupun daerah meningkat, Kami harapkan kepada masyarakat Fakfak harus tetap waspada, disiplin ketat dimanapun kita berada harus tetap memakai masker, mencuci tangan serta menjauhi kerumunan. Stop melakukan kegiatan-kegiatan Masal, karena kita melihat situasi ini semakin parah dan nantinya beban Pemerintah, Kesehatan semakin tinggi, “Tutur Gondo.

Lanjutnya, Cluster Diklat sebanyak 22 Orang Positif Covid-19, dan saat ini sudah dipulangkan untuk isolasi mandiri, sebab mereka tidak bergejala dan sisa pesertanya tetap menjalani pelatihan.

“Kita tetap akan pantau terus setelah 5 hari kedepan dan akan memeriksa ulang. Kalau ada yang positif Covid-19 lagi, kami sarankan agar dapat dilanjutkan melalui Video Conference atau melalui teknik lain, sehingga tidak ada pertemuan secara tatap muka, “Pungkasnya.

Kemudian, Gondo Suprapto juga menyampaikan bahwa untuk memutuskan lockdown kita menunggu kebijakan Pemerintah, namun untuk bekerja dari rumah dan bersekolah dari rumah itu juga nanti tergantung situasi dan kondisi yang ada dan akan diputuskan oleh Pemerintah Daerah.

Dikatakannya lagi, Kemarin juga kita mengadakan rapat satgas Covid-19 di tingkat pimpinan, Forkopimda untuk mengaktifkan kembali satgas Covid-19 di Kabupaten Fakfak. (EM/02)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.