Polda Papua Barat Ungkap 17 DPO Kasus Penyerangan Posramil Kisor Maybrat

- Jurnalis

Jumat, 10 September 2021 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber : Humas Polres Fakfak

Sumber : Humas Polres Fakfak

Embaranmedia.com, Papua Barat – Bidhumas polda papua barat memberikan rilis terkait DPO 17 PELAKU TINDAK PIDANA penganiayaan yang menyebabkan Korban meninggal dunia yang terjadi pada tanggal 2 september 2021 pukul 03.00 wit dikisor , kabupaten maybrat, Papua Barat.

Dalam kejadian tersebut telah mengakibatkan gugurnya 4 personil TNI-AD. SETELAH KEJADIAN TERSEBUT tim gabungan TNI POLRI langsung melakukan olah tkp dan mencari pelaku tindak pidana tesebut .

Tim gabungan TNI-POLRI berhasil menangkap 2 pelaku penyerangan dengan inisial : pelaku pertama dengan inisial MY (20) asal dari kampung boksu, aifat selatan Maybrat dan pelaku kedua berinisial MS (18) asal dari kampung Imsum ,aifat selatan, Maybrat.

Dari hasil pemeriksaan baik saksi maupun kedua tersangka tim penyidik Polres Sorong Selatan diperoleh informasi terkait kejadian tersebut sehingga didapatlah 17 nama pelaku lain serta perannya dalam kegiatan pembunuhan berancana tersebut.

Sehingga pada tanggal 9 September 2021 Polres Sorong Selatan mengeluarkan DPO terhadap 17 orang tersebut. Adapun 17 DPO sebagai berikut diantaranya :

  1. Silas Ki /kampung imsum
  2. Manfred Fatem /31 tahun
  3. Musa Aifat /kampung insum
  4. Setam Kaaf /kampung insum
  5. Titus Sewa / kampung nisor
  6. Irian Ki / kamping nisor
  7. Alfin Fatem / kampung insum
  8. Agus Kaaf /kampung insum
  9. Melkias Ki / kampung. insum
  10. Melkias Same /kampung insum
  11. Amos Ki /kampung insum
  12. Musa Aifat /kampung insum
  13. Moses Aifat /kampung insum
  14. Martinus Aisnak / kampung aiysa
  15. Yohanes Yaam /kampung insum
  16. Agus Yaam /kampung insum
  17. Robi Yaam /kampung insum

Ke 17 nama tersebut merupakan diduga pelaku tindak pidana tersbut berdasarkan keterangan saksi dan tersangka lainnya.

Dari 17 nama tesebut secara struktur organisasi nama SILAS KI merupakan KETUA KNPB SEKTOR KISOR merupakan penggagas dari kegiataan penyerangan tersebut , sedangkan yang 18 lainnya (termasuk yang 2 sudah ditangkap) merupakan personil militan anggota KNPB sektor kisor dan sekitarnya.

Diharapkan kepada para tersangka agar segera menyerahkan diri untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Kami TNI-Polri akan terus memburu pelaku hingga pelaku tersbut menyerahkan diri atau di tangkap. Kepada masyarakat yang mengungsi kami himbau untuk kembali, kehadiran TNI-POLRI di sana BUKANLAH OPRASI MILITER. MELAINKAN MENCARI PARA PELAKU TINDAK PIDANA TERSEBUT” imbau Kabid Humas.

Polda papua barat melakukan pemback up di lokasi kejadian untuk membatu proses penyidikan dan pengejaran pelaku pembunuhan.saat ini Barang bukti parang,bercak darah,akan di bawa ke laboratorium forensik untuk di periksa serta Selongsong peluru di amankan di TKP.

Pelaku sebelumnya telah melaksanakan rapat 2x
dan ini tergolong pembunuhan berencana
Pelaku pembunuhan terjerat pasal 340 kuhp sub pasal 338 jo pasal 55 ayat 1 ke 1E dan 56 ayat 1 ke 1E. Korban meninggal dunia atas nama Lettu chb Dirman(Dan posramil),Serda Amrosius,Praka Dirham,Pratu Zul Ansari, dan menderita luka berat Sertu Juliano.

“Kami mengimbau masyarakat kampung kisor agar tidak takut beraktifitas dan bisa kembali ke rumah masing-masing saat ini kami masih melakukan penyisiran terhadap17 pelaku agar mempertanggung jawabkan perbuatanya” ucap kabid humas.

“Saat ini personil TNI/POLRI di lapangan hadir bersama masyarakat dengan tujuan memberikan rasa aman, tidak ada operasi militer di maybrat”ucap Kabid Humas Polda Papua Barat.

“Saya menghimbau masyarakat agar Jangan sampai terpecah oleh info hoax karna saat ini masyarakat masih merasa takut kami TNI/POLRI menjamin keamanan” imbau Kombes Pol Adam. (EM/01)

Berita Terkait

Marselino Soway Angkat Bicara Soal Aksi Demo KTIS dan MRPB di Jakarta
Surat Keterangan OAP dari Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak Ditolak untuk Daftar Polisi, Ini Respon Demianus Tuturop
Tak Hanya Bantuan CSR, PT. Kumapa Soway Basudara dan PT. Lut Putra Solder Bakal Beri Bantuan ke Masjid dan Gereja
Lagi, PT. Kumapa Soway Basudara dan PT. Lut Putra Solder Salurkan CSR Tahap II ke Keluarga Besar Marga Soway
Cek Kelayakan Makanan Takjil Buka Puasa di Fakfak, BPOM Papua Barat Pastikan Hasil Aman dan Layak Dikonsumsi
Salah Satu Rumah Warga di Fakfak Papua Barat Diterjang Badai
Kapolda Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Bersama Bupati Untung Tamsil dan Kapolres Fakfak Kunjungi Kampung Rumbati
Kunjungan Kerja, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Kunjungi Mapolres Fakfak
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Mei 2024 - 17:05 WIB

Marselino Soway Angkat Bicara Soal Aksi Demo KTIS dan MRPB di Jakarta

Jumat, 19 April 2024 - 15:15 WIB

Surat Keterangan OAP dari Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak Ditolak untuk Daftar Polisi, Ini Respon Demianus Tuturop

Kamis, 4 April 2024 - 18:21 WIB

Tak Hanya Bantuan CSR, PT. Kumapa Soway Basudara dan PT. Lut Putra Solder Bakal Beri Bantuan ke Masjid dan Gereja

Senin, 1 April 2024 - 11:57 WIB

Lagi, PT. Kumapa Soway Basudara dan PT. Lut Putra Solder Salurkan CSR Tahap II ke Keluarga Besar Marga Soway

Selasa, 19 Maret 2024 - 22:08 WIB

Cek Kelayakan Makanan Takjil Buka Puasa di Fakfak, BPOM Papua Barat Pastikan Hasil Aman dan Layak Dikonsumsi

Senin, 18 Maret 2024 - 09:42 WIB

Salah Satu Rumah Warga di Fakfak Papua Barat Diterjang Badai

Minggu, 10 Maret 2024 - 20:04 WIB

Kapolda Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Bersama Bupati Untung Tamsil dan Kapolres Fakfak Kunjungi Kampung Rumbati

Minggu, 10 Maret 2024 - 19:44 WIB

Kunjungan Kerja, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Kunjungi Mapolres Fakfak

Berita Terbaru

error: