Embaranmedia.com, Fakfak – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) kabupaten Fakfak melakukan Pelatihan Rebana Klasik Berstandar Nasional di Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat. Yang berlangsung di Asrama Haji Transit Papua Barat, selama 4 hari, 05 – 08 Desember 2021.
Hal ini disampaikan Ketua DPD Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten Fakfak, Abas Bahamba saat diwawancarai oleh embaranmedia.com Via Telepon Seluler, Selasa (07/12/2021) Pagi.
Menurutnya, Kegiatan dilakukan untuk pengembangan seni budaya bernuansa islami Dikabupaten Fakfak. Lasqi kabupaten Fakfak datang mengikuti pelatihan rabana klasik yang diselenggarakan di sorong dengan para pelatih yang melatih kami disini dari kabupaten sorong yang berstandar nasional.
“Pelatihan ini juga diikuti oleh 16 orang yang datang dari fakfak, sampai dengan hari ke tiga ini adik-adik yang mengikuti pelatihan, Alhamdulillah sudah bisa menguasai tiga irama, yang pertama irama gantung, yang kedua irama masri, dan yang ketiga itu basdut. Tiga jenis irama qasida klasik yang kita ikuti di sorong yang sudah bisa dikuasai oleh adik-adik sebagai peserta dari Fakfak,”Jelas Abas Bahamba Ketua Lasqi Kabupaten Fakfak.
Lanjutnya, Harapan saya mereka kembali dari pelatihan ini akan bisa menularkan atau melatih teknik memukul rebana klasik kepada generasi muda Islam yang ada di Fakfak, baik dilingkungan sekolah Formal maupun di organisasi Islam.
“Memang perlu kita kembangkan seni budaya islam yang bernuansa qasida klasik, ini merupakan hal yang baru di Fakfak yang perlu kita kembangkan,”Tuturnya.
Selain itu, Abas Bahamba, Menjelaskan, dengan adanya pengembangan dari qasida klasik ini, akan bisa kita kolaborasi dengan seni budaya Islam yang ada di Fakfak yang sudah menjadi tradisi.
“Semua ini bisa memperkaya khasanah budaya yang bernuansa islami Dikabupaten Fakfak khususnya dan Papua Barat bahkan sampai ke tingkat Nasional,”Tandasnya.
Lanjutnya, Kami juga harapkan kepada organisasi maupun remaja yang ada Dikabupaten Fakfak agar bisa mengambil bagian dalam pengembangan Qasidah Klasik Dikabupaten Fakfak, sehingga suatu ketika kita di fakfak bisa mengembangkan hal ini dalam bentuk Festival ataupun pagelaran seni budaya di Fakfak pada Momentum hari besar keagamaan yang sering kita laksanakan.
“Kita gunakan peluang-peluang itu dalam rangka meningkatkan dan menanamkan nilai-nilai budaya Islami dari aspek kebudayaan islam kepada generasi muda,”Kata Abas Bahamba.
“Saya yakin dan percaya jika hal ini bisa kita lakukan dan bisa kembangkan di Fakfak, tentunya akan memperkaya seni dan budaya islam untuk masa yang akan datang. Kami juga berterima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak dan adik-adik semuanya, terhadap lasqi kabupaten Fakfak, semoga kegiatan ini dapat berlanjut terus menerus,”Pungkasnya. (EM/AZT)