Menu

Mode Gelap
Musrenbang Pariwari 2026, Bupati Samaun Soroti Validasi Data Bansos dan Prioritas Listrik-Air Bersih Wagub Abdullah Vanath Temui Massa Demo Gunung Botak, Pemuda Desak Transparansi Tambang Jelang Lebaran, Polres Fakfak Turunkan 64 Personel! Operasi Ketupat Mansinam 2026 Resmi Dimulai PHBI Fakfak Siapkan Enam Titik Salat Id, Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Fitri 1447 H Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman Sasi yang Terbuka di Arguni dan Harapan Baru Cadangan Gas Papua Barat

Pemerintahan

Hari Terakhir Gelar Tikar Adat, Bupati Fakfak Harap Masyarakat Adat Hasilkan Keputusan Final

badge-check


					Embaranmedia.com || RBW || Gelaran Tikar Adat Terakhir bersama Masyarakat Adat guna Mempercepat Investasi Pupuk Kaltim yang Berlangsung di Gedung Wintder Tuare Kabupaten Fakfak Papua Barat, Selasa (19/09/2023) siang. Perbesar

Embaranmedia.com || RBW || Gelaran Tikar Adat Terakhir bersama Masyarakat Adat guna Mempercepat Investasi Pupuk Kaltim yang Berlangsung di Gedung Wintder Tuare Kabupaten Fakfak Papua Barat, Selasa (19/09/2023) siang.

Embaranmedia.com, FAKFAK – Gelaran Tikar Adat Terakhir bersama Masyarakat Adat guna Mempercepat Investasi Pupuk Kaltim yang Berlangsung di Gedung Wintder Tuare Kabupaten Fakfak Papua Barat, Selasa (19/9/2023).

Bupati Fakfak Untung Tamsil berharap penuh agar gelaran tikar adat terakhir bersama masyarakat adat di Kabupaten Fakfak, Papua Barat dapat menghasilkan keputusan final soal hak ulayat adat yang masuk dalam kawasan investasi pupuk.

Ia juga berharap di hari terakhir tikar adat ini, bapak, mama dan semuanya kita bisa mencapai kesepakatan akhir.

Kemudian, Bupati termuda di Provinsi Papua Barat itu menuturkan, meski adanya perbedaan pendapat hingga perdebatan yang sengit maka diharapkan semua akan dapat diselesaikan pada gekaran tikar adat yang terakhir kali ini.

“Kita telah siapkan Gedung Wintder Puput nantinya jika di Gedung Wintder Tuare belum bisa diselesaikan secara baik dan masih ada perbedaan pemikiran,”katanya.

Lebih lanjut Bupati Untung Tamsil mengatakan, penyampaian dalam empat hari gelaran tikar adat bersama masyarakat akan menjadi masukkan kepada pemerintah.

“Serta ditetapkan menjadi satu keputusan Bupati Fakfak soal penetapan wilayah adat yang masuk wilayah investasi Pupuk Kaltim,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, perdebatan ialah hal yang lumrah tetapi tujuannya hanya satu untuk mendapatkan informasi yang benar, jelas dan utuh.

“Nantinya jika ada hal-hal yang mendalam dan perlu diselesaikan, kami akan memberi kesempatan kepada Dewan Adat untuk menyelesaikan di Gedung Wintder Puput,” ucap Bupati Untung Tamsil akrab disapa Bung UT.

Ia juga mengingatkan masyarakat adat bahwasanya investasi pupuk telah lama prosesnya hingga hadir di Fakfak.

“Saya mohon dengan hati yang paling dalam karena ini sudah sekira 1 tahun prosesnya sehingga rencana baik ini harus kitong (kita) semua terima,” tandasnya.

Keterlibatan masyarakat adat tentu amat penting, karena dikatakan Untung kalau ada satu saja yang tidak setuju tentu akan menganggu jalannya investasi.

“Saya tekankan adat akan tetap dikedepankan, tetapi soal masukkan tentang Amdal itu bagiannya tersendiri,” ujarnya

Ia memastikan hal-hal yang bersifat kearifan lokal misalnya tempat pamali hingga tempat-tempat yag sifatnya sakral juga tetap diperhatikan baik.(EM/RBW)

Baca Lainnya

Harga Sembako Dipantau Ketat Jelang Idulfitri, Disperindag Fakfak Pastikan Stok Aman

12 Maret 2026 - 16:18

Bansos Sembako dan PKH Mulai Disalurkan di Fakfak, Ribuan Warga Jadi Penerima

10 Maret 2026 - 09:11

Rekrutmen Polri 2026 Disosialisasikan di SMAN 1 Fakfak, Siswa Didorong Persiapkan Diri

5 Maret 2026 - 12:54

Apel Gabungan HUT Damkar dan Satpol PP di Fakfak, Satpol PP Bentuk Unit Reaksi Cepat

5 Maret 2026 - 08:56

Harga Fuly Pala Fakfak Tembus Rp250 Ribu per Kg, Tertinggi di Tingkat Produsen Nasional

3 Maret 2026 - 11:27

Trending di Pemerintahan
WhatsApp
error: