Embaranmedia.com, FAKFAK – Pertama pada era kepemimpinan Bupati Fakfak Untung Tamsil, perayaan HUT ke-123 Kabupaten Fakfak Papua Barat 16 November 2023 dipastikan akan melibatkan sebanyak 1.230 penari kolosal.
Para peserta yang dilibatkan menjadi penari kolosal tersebut, dijaring dari para pelajar pada 7 SMA dan 9 SMP di Kabupaten Fakfak Papua Barat.
“Ide ini sebetulnya murni datang dari Pak Bupati Fakfak Untung Tamsil untuk mengadakan tarian kolosal,” sebut Penanggung Jawab Tarian Kolosal, Syamsiah Bonne kepada awak media di Fakfak, Papua Barat, Kamis (19/10/2023) kemarin.
Ia mengatakan, gagasan dari orang nomor satu di Kabupaten Fakfak tersebut soal adanya penampilan penari kolosal telah ada bahkan sebelum pembentukan panitia HUT ke-123 Fakfak.
“Karena memang ini masih awal sekali dan panitia HUT ke-123 Fakfak belum terbentuk, tetapi ide brilian dari Pak Bupati sudah ada,” ujarnya.
Syamsiah mengatakan, saat ini para penari kolosal masih terus melakukan latihan di berbagai sekolah untuk pemantapan.
“Kalau dari sisi persiapan secara presentase bisa dibilang sudah mencapai sekiranya 35 persen menuju 100 persen,” bebernya.
Syamsiah Bone juga mengapresiasi pelatih koreografi para penari Achiy Witan dan tim, yang telah ekstra melatih dan menunjukkan progres signifikan.
“Kami awalnya menargetkan sekira 2 minggu baru fix, tetapi seiring berjalannya pelatihan nyatanya baru 10 hari mereka sudah bisa dilepas dari tim koreo untuk berlatih mandiri,” pungkasnya.
Sesuai petunjuk dari Bupati Fakfak Untung Tamsil, pihaknya akan menampilkan jenis kolosal gerakan tari Nusantara dari Sabang sampai Merauke.
“Secara detail keseluruhan ada tarian dari Pulau Sumatera, tarian dari Pulau Jawa, lalu Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku dan khusus untuk Papua kita ambil tarian asal Fakfak yakni Tumor, Titir dan Sawat,” jelasnya.
Disinggung soal perbedaan perayaan dari tahun sebelumnya, Syamsiah menuturkan sangat luar biasa pastinya untuk perayaan HUT ke-123 Fakfak pada 16 November 2023 mendatang.
“Tahun ini spesial karena ada penampilan tarian kolosal dengan 1.230 penari yang menyimbolkan usia 123 tahun Kabupaten Fakfak,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Syamsiah berpesan kepada para penari dari berbagai sekolah untuk bersungguh-sungguh berlatih.
“Pada saat briefing bersama anak-anak kita ini, kami selalu memberikan mereka motivasi dan semangat agar menampilkan yang terbaik karna inilah yang bisa kita berikan untuk Fakfak,” tandasnya.
Sekadar diketahui, sekolah yang terlibat dalam mendelegasikan siswanya menjadi penari kolosal HUT ke-123 Fakfak yaitu SMA Negeri 1 Fakfak, SMA Negeri 2 Fakfak, dan SMK Negeri 1 Fakfak.
Lalu Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Fakfak, SMK Yapis Fakfak, SMA YPPK St Don Bosco Fakfak, SMA YPK Fakfak.
Untuk tingkatan SMP, turut terlibat yaitu SMP Negeri 1 Fakfak, SMP Negeri 2 Fakfak, SMP PGRI Fakfak, dan SMP YPK Fakfak.
Tak hanya itu saja, turut serta pula SMP YPPK St Don Bosco Fakfak, MTs Negeri Fakfak, SMP Yapis 1 Fakfak, SMP Yapis 2 Fakfak, dan SMP Islam Terpadu.
Serta ada juga keterlibatan dari Tim VIP dan Tim Instruktur Tari Kolosal Modern. (EM/Ist)







