Wewowo 2025, Momentum Penguatan Nilai Adat dan Budaya di Fakfak

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Fakfak, Muhammad Ilham Nurdin, S.STP, M.Si menyampaikan laporan kegiatan dalam acara Wewowo (Kerapatan Adat) yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-125 Kabupaten Fakfak pada 16 November. Kegiatan ini bertempat di Gedung Winder Tuare, Kamis (13/11/2025).

Pada kesempatan itu, Menurut Ilham Nurdin, wewowo merupakan salah satu bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai adat dan budaya yang menjadi akar jati diri masyarakat Fakfak.

“Kegiatan Wewowo tahun ini juga masuk dalam program Peningkatan Akses Masyarakat terhadap Data dan fnformasi sejarah sebagai bagian dari program pengembangan sejarah tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Kegiatan ini mengusung tema “Bersatu Dalam Harmoni, Kita Wujudkan Fakfak Membara Berlandaskan Keberagaman,”jelasnya.

Baca Juga :  RSUD Fakfak Matangkan Persiapan Pengobatan Gratis untuk Masyarakat

Lebih lanjut, Ilham menegaskan, Fakfak Membara merupakan jargon visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Fakfak yang berarti “Membangun Bersama Rakyat.” Menurutnya, semangat membara menggambarkan tekad kuat seluruh masyarakat untuk bersatu dalam keberagaman demi mendukung pembangunan daerah.

“Fakfak membara adalah simbol semangat untuk membangun bersama rakyat, menyatukan keberagaman yang menjadi kekuatan utama daerah ini,”kata Ilham Nurdin.

Lebih lanjut, Ia pun menyampaikan bahwa kegiatan Wewowo 2025 dihadiri oleh 150 peserta, yang terdiri dari tujuh petuanan beserta perangkatnya, lembaga masyarakat adat, Dewan Adat Mbaham Matta, tokoh agama, tokoh masyarakat, perempuan, dan pemuda. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIT.

Baca Juga :  Kepala Distrik Pariwari Apresiasi Reses Abdul Rahman, Dinilai Serap Aspirasi Warga Secara Langsung

Muhammad Ilham juga memaparkan adanya tiga Pokja (Kelompok Kerja) dalam Wewowo kali ini. Pokja pertama membahas tentang pelestarian kebudayaan sejak usia dini melalui pendidikan formal dan informal. Pokja kedua fokus pada pelestarian adat dan budaya yang melekat pada atribut serta perangkat adat, sementara Pokja ketiga menyoroti dukungan lembaga kultur, seperti petuanan dan dewan adat, terhadap program pemerintah daerah.

Baca Juga :  Polsek Karas, Koramil, dan Linmas Gelar Patroli Gabungan, Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

“Melalui Pokja-Pokja ini, kita ingin memastikan bahwa nilai-nilai adat dan budaya Fakfak tetap hidup, sejalan dengan arah pembangunan yang dicanangkan pemerintah daerah,”jelasnya.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami berharap momentum Wewowo tahun 2025 ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga adat, dan masyarakat dalam menjaga budaya sekaligus memajukan pariwisata Fakfak,”tutupnya.

Jurnalis: Ramli Rumbati || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: