Polinef Gelar FGD Pengembangan SDM dan SDA, Direktur Subhan: Program Ini Jadi Jembatan Komunikasi dan Kerjasama Perguruan Tinggi Dengan Pemda

- Jurnalis

Rabu, 17 Januari 2024 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polinef Gelar FGD Pengembangan SDM dan SDA, Direktur Subhan: Program Ini Jadi Jembatan Komunikasi dan Kerjasama Perguruan Tinggi Dengan Pemda, (Foto: EM/ARY).

Polinef Gelar FGD Pengembangan SDM dan SDA, Direktur Subhan: Program Ini Jadi Jembatan Komunikasi dan Kerjasama Perguruan Tinggi Dengan Pemda, (Foto: EM/ARY).

Embaranmedia.com, FAKFAK – Politeknik Negeri Fakfak menggelar Focus Group Discussion (FGD) Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk pengembangan inovasi berbasis potensi daerah di Provinsi Papua Barat, di Hotel Grand Papua Lantai 5, Selasa (16/01/2024).

Bupati Fakfak melalui Asisten I Setda, Arif Husain Rumagesan mengapresiasi Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, melalui Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri yang berkolaborasi dengan LPDP Kementerian Keuangan Republik Indonesia atas penyelenggraan FGD ini.

“Semoga Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Sumber Daya Alam Berbasis Kewilayahan dapat menghasilkan kajian yang komprehensif, yang dapat menjadi bagian rencana strategis Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam upaya mencari solusi gap supply dan demand antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan industri,”ujar Arif Rumagesan dalam sambutannya.

Menurutnya, kegiatan ini memiliki arti penting bagi terselenggaranya pendidikan yang terukur dan tepat sasaran yang mampu menjawab kebutuhan dunia industri.

Arif Rumagesan berharap kolaborasi antara satuan pendidikan vokasi dengan stakeholder terkait serta dunia usaha dan industri mampu menumbuhkan inovasi berbasis potensi daerah yang kemudian diharapkan dapat memperkuat daya saing ekonomi Indonesia.

Baca Juga :  Tinjau Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak, Wakil Bupati Yohana Hindom: Ada Sejumlah Ornamen Yang Belum Terselesaikan

“Momentum pendidikan vokasi untuk turut ambil bagian dalam pembangunan ekonomi daerah diperkuat dengan hadirnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi. Melalui Perpres ini, terbentuklah Strategi Nasional Pendidikan dan pelatihan Vokasi, serta Tim Koordinasi Nasional Vokasi Nasional (TKNV) dan Tim Koodinasi Vokasi Daerah (TKDV),”jelasnya.

Saat ini vokasi tidak hanya digerakkan oleh kebijakan pusat, tetapi juga oleh Pemerintah Daerah dan Kadin Daerah, salah satu yang menjadi poin pada transformasi ini adalah dengan mengubah pendekatan dari supply driven menjadi demand driven.

“Permasalahan pendidikan di Papua Barat menjadi tugas bersama, yang harus diselesaikan secara kolaboratif, melalui serangkaian evaluasi kurikulum, peningkatan kompetensi pendidik, pemberian sertifikasi kompetensi bagi siswa, serta peluang seluas-luasnya untuk magang di dunia industri,”kata Arif Rumagesan.

Lanjut Arif membeberkan, langkah-langkah kebijakan yang diambil dalam mensolusikan permasalahan tersebut harus dilakukan analisis dan kajian secara mendalam dan melalui Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Sumber Daya Alam Berbasis Kewilayahan ini diharapkan dapat menghasilkan kajian yang komprehensif, yang dapat menjadi bagian rencana strategis pemerintah provinsi Papua Barat dalam upaya mencari solusi gap supply dan demand antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan industri.

Baca Juga :  Tegas Sulaiman Uswanas, ASN Pemkab Fakfak Tak Boleh Terlibat Berpolitik Praktis

“Pada era saat ini kita tidak bisa hanya menuntut secara sepihak kepada dunia usaha agar memberikan ruang sebesar-besarnya bagi SDM lokal, namun kita harus berupaya bagaimana menyiapkan sumber daya manusia yang pantas dan berkesesuaian dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,”tandasnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Fakfak, Muh. Subhan, S.ST., M.T menyampaikan bahwa Program Penguatan Ekosistem Kemitraan Untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah dilaksanakan Dalam rangka mewujudkan keselarasan melalui kemitraan yang sinergis antara satuan pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dan kolaborasi antara satuan pendidikan vokasi dengan pemangku kepentingan di daerah.

Baca Juga :  Tiba di Fakfak Papua Barat, Jhon Ilef Malamassam: Tetap Berpegang Teguh pada Penegakan Hukum

“Program ini juga ditujukan untuk mendukung Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022, terutama untuk memperkuat kinerja Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV). Politeknik Negeri Fakfak yang bertindak sebagai pengampu program adalah Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) dengan membentuk konsorsium riset bersama UNIPA, Polbantan, dan Politeknik Langguru Kaimana,”kata Subhan.

Lebih lanjut Subhan menjelaskan, dalam pelaksanaannya, konsorsium ini melibatkan mitra diantaranya Pemerintah Provinsi, SMK, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), komunitas masyarakat, dan media massa.

“Program ini tentunya menjadi jembatan, komunikasi dan kerjasama perguruan tinggi dengan Pemerintah Daerah yang memberi peluang yang lebih luas bagi pemerintah daerah/provinsi untuk mengelola segala sumberdaya yang ada didaerah,”katanya.

Subhan juga menambahkan, Perguruan tinggi vokasi dan PT lainnya yang ada di Papua Barat dapat menjadi mitra strategis dalam berbagai bentuk dan kepentingan, kerjasama dapat dikembangkan dalam bentuk bantuan pakar dan ahli dan penelitian yang berkelanjutan serta kegiatan lain dalam rangka mengembangkan dan membangun Papua Barat. (EM/RBW)

Berita Terkait

Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama, Kapolres Fakfak Beri Pesan Ini
Ucapkan Selamat Idul Adha 1445 H, Bupati Fakfak: Semoga Membawa Kedamaian dan Bangun Tali Silahturahmi
Gertak Fakfak, Dinas Perkebunan Kembali Tanam Pala di Sepanjang Koridor Werabuan – Bandara Siboru
Tegas Sulaiman Uswanas, ASN Pemkab Fakfak Tak Boleh Terlibat Berpolitik Praktis
Sah, Bupati UT Lantik Sulaiman Uswanas Jadi Sekda Fakfak, Ini Pesannya
Tiba di Fakfak Papua Barat, Jhon Ilef Malamassam: Tetap Berpegang Teguh pada Penegakan Hukum
Tinjau Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak, Wakil Bupati Yohana Hindom: Ada Sejumlah Ornamen Yang Belum Terselesaikan
Kerjasama Pemkab Fakfak dan IPB, Berhasil Wisudahkan 48 Siswa Asal Fakfak di Sekolah Pemberdayaan Rakyat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 22:04 WIB

Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama, Kapolres Fakfak Beri Pesan Ini

Senin, 17 Juni 2024 - 09:06 WIB

Ucapkan Selamat Idul Adha 1445 H, Bupati Fakfak: Semoga Membawa Kedamaian dan Bangun Tali Silahturahmi

Jumat, 14 Juni 2024 - 09:32 WIB

Tegas Sulaiman Uswanas, ASN Pemkab Fakfak Tak Boleh Terlibat Berpolitik Praktis

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:58 WIB

Sah, Bupati UT Lantik Sulaiman Uswanas Jadi Sekda Fakfak, Ini Pesannya

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:00 WIB

Tiba di Fakfak Papua Barat, Jhon Ilef Malamassam: Tetap Berpegang Teguh pada Penegakan Hukum

Senin, 10 Juni 2024 - 19:10 WIB

Tinjau Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak, Wakil Bupati Yohana Hindom: Ada Sejumlah Ornamen Yang Belum Terselesaikan

Jumat, 7 Juni 2024 - 16:10 WIB

Kerjasama Pemkab Fakfak dan IPB, Berhasil Wisudahkan 48 Siswa Asal Fakfak di Sekolah Pemberdayaan Rakyat

Rabu, 5 Juni 2024 - 19:35 WIB

Polres Fakfak Raih Peringkat 1 Dalam Indikator Kinerja Pelaksana Anggaran

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama, Kapolres Fakfak Beri Pesan Ini

Selasa, 18 Jun 2024 - 22:04 WIB

error: