Wakapolres Kompol Indro Rizkiadi Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke- 116 Tahun

- Jurnalis

Senin, 20 Mei 2024 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolres Kompol Indro Rizkiadi Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke- 116 Tahun, (Foto: EM/Humas Polres Fakfak).

Wakapolres Kompol Indro Rizkiadi Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke- 116 Tahun, (Foto: EM/Humas Polres Fakfak).

Embaranmedia.com, FAKFAK – Kepolisian Resor Fakfak melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-116 Tahun 2024, bertempat di Lapangan Apel Mapolres Fakfak, Senin (20/5/2024) pukul 08.00 wit s/d selesai.

Bertindak selaku Inspektur Upacara Wakapolres Fakfak Kompol Indro Rizkiadi,S.IK dengan Komandan Upacara Ipda Hj.Ardiansyah,SH, melibatkan 1 Pleton Dalmas,1 Peleton Satpolairud, 1 Pleton Satlantas,2 Pleton Staf serta melibatkan 1 Pleton gabungan Reserse dan Intelkam.

Dalam Upacara Peringatan Ke-116 Hari Kebangkitan Bangsa ini, Wakapolres Fakfak selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang bertema “KEBANGKITAN KEDUA MENUJU INDONESIA EMAS”

Dalam Amanat Menteri Komunikasi dan Informatika menyampaikan, organisasi Boedi Oetomo bermula dari sejumlah dokter dan calon dokter di Batavia yang berkumpul mendirikan suatu organisasi modern. Banyak orang menaruh harapan pada organisasi ini dan menganggapnya sebagai motor penggerak gerakan kemerdekaan di tanah Hindia Belanda.

Baca Juga :  Gertak Fakfak, Dinas Perkebunan Kembali Tanam Pala di Sepanjang Koridor Werabuan - Bandara Siboru

“Bahkan Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis Belanda, menyatakan: “Sesuatu yang ajaib sedang terjadi, Insulinde molek yang sedang tidur, sudah terbangun,”katanya.

Lanjutnya, Boedi Oetomo menjadi awal mula tempat orang belajar dan berdebat tentang banyak hal, seperti pentingnya pendidikan barat bagi rakyat Hindia Belanda serta penyebaran pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang priayi atau bukan.

Dari sana timbul pula pemikiran tentang pentingnya memperluas keanggotaan yang mencakup seluruh rakyat Hindia Belanda.
Saudara-Saudari Sebangsa dan Setanah Air, Apa yang telah dirintis Boedi Otomo dilanjutkan oleh banyak organisasi lain yang muncul belakangan.

Baca Juga :  Sah, Bupati UT Lantik Sulaiman Uswanas Jadi Sekda Fakfak, Ini Pesannya

Nasionalisme Jawa khas Boedi Oetomo diperluas menjadi nasionalisme yang mencakup keseluruhan orang-orang di Hindia Belanda.
Pendidikan yang hanya ditujukan pada priayi Jawa diperluas menjadi pendidikan untuk seluruh rakyat Bumiputera.

“Perjuangan memajukan kebudayaan Jawa diperluas menjadi perjuangan politik mengusir penjajahan Belanda,”ujar Menteri.

Perluasan dari cita-cita yang telah ditumbuhkan oleh Boedi Oetomo mencapai titik puncaknya pada proklamasi kemerdekaan.

Sebelum Boedi Oetomo, adalah Kartini, perempuan dari kota kecil Jepara, yang mengawali lahirnya gagasan kemerdekaan, kebebasan, kesetaraan, keadilan, persaudaraan dan kemajuan,melalui tulisan-tulisannya yang tersiar ke penjuru dunia.

Baca Juga :  Tiba di Fakfak Papua Barat, Jhon Ilef Malamassam: Tetap Berpegang Teguh pada Penegakan Hukum

Dialah yang menggodok aspirasi-aspirasi kemajuan di Indonesia untuk pertama kali muncul sejak lebih dari seabad lalu.

Di tangannya kemajuan itu dirumuskan, diperinci, dan diperjuangkan, untuk kemudian menjadi milik seluruh bangsa Indonesia.

Ia sadar betul bahwa dalam zaman baru yang modern, peralatan paling mumpuni adalah pendidikan. Pendidikan adalah wahana untuk membebaskan manusia,sekaligus membebaskan bangsa dari belenggu penjajahan.

Bagi Kartini, pendidikan merupakan jalan yang dapat menguak horizon dan peradaban baru bagi kaum Bumiputera.

Kemudian, dalam kegiatan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Bangsa tersebut nampak hadir seluruh Pejabat Utama di lingkungan Polres Fakfak.

Penulis : Humas Polres Fakfak

Editor : Redaksi Embaranmedia

Berita Terkait

Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama, Kapolres Fakfak Beri Pesan Ini
Ucapkan Selamat Idul Adha 1445 H, Bupati Fakfak: Semoga Membawa Kedamaian dan Bangun Tali Silahturahmi
Gertak Fakfak, Dinas Perkebunan Kembali Tanam Pala di Sepanjang Koridor Werabuan – Bandara Siboru
Tegas Sulaiman Uswanas, ASN Pemkab Fakfak Tak Boleh Terlibat Berpolitik Praktis
Sah, Bupati UT Lantik Sulaiman Uswanas Jadi Sekda Fakfak, Ini Pesannya
Tiba di Fakfak Papua Barat, Jhon Ilef Malamassam: Tetap Berpegang Teguh pada Penegakan Hukum
Tinjau Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak, Wakil Bupati Yohana Hindom: Ada Sejumlah Ornamen Yang Belum Terselesaikan
Kerjasama Pemkab Fakfak dan IPB, Berhasil Wisudahkan 48 Siswa Asal Fakfak di Sekolah Pemberdayaan Rakyat
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 22:04 WIB

Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama, Kapolres Fakfak Beri Pesan Ini

Senin, 17 Juni 2024 - 09:06 WIB

Ucapkan Selamat Idul Adha 1445 H, Bupati Fakfak: Semoga Membawa Kedamaian dan Bangun Tali Silahturahmi

Minggu, 16 Juni 2024 - 09:28 WIB

Gertak Fakfak, Dinas Perkebunan Kembali Tanam Pala di Sepanjang Koridor Werabuan – Bandara Siboru

Jumat, 14 Juni 2024 - 09:32 WIB

Tegas Sulaiman Uswanas, ASN Pemkab Fakfak Tak Boleh Terlibat Berpolitik Praktis

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:58 WIB

Sah, Bupati UT Lantik Sulaiman Uswanas Jadi Sekda Fakfak, Ini Pesannya

Berita Terbaru

error: