Hilal Awal Ramadhan 1446 H di Kabupaten Fakfak Tak Terlihat Akibat Cuaca Berawan

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Pengamatan hilal awal Ramadhan 1446 Hijriah di Kabupaten Fakfak yang dipusatkan di Kampus STAI Al-Mahdi Fakfak pada Jumat (28/2) tidak membuahkan hasil. Hilal tidak terlihat karena kondisi cuaca yang berawan di wilayah tersebut.

Tim pemantau hilal yang terdiri dari perwakilan Kementerian Agama, akademisi, serta tokoh agama setempat telah melakukan pengamatan sesuai prosedur yang ditetapkan. Namun, faktor cuaca menjadi kendala utama dalam observasi kali ini.

Baca Juga :  BKPRMI Fakfak Gelar Pra Raker, Siapkan Program Strategis untuk Perkuat Pembinaan Generasi Muda

“Kami telah melakukan pemantauan sesuai dengan metode yang ditentukan, tetapi awan tebal menghalangi pandangan sehingga hilal tidak bisa terlihat,” ujar salah satu anggota tim pengamat.

Baca Juga :  Toleransi Menginspirasi, Umat Katolik Fakfak Dukung Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Tanah Papua dengan 500 Karton Air Mineral

Hasil pengamatan ini nantinya akan dilaporkan kepada Kementerian Agama sebagai bagian dari sidang isbat penentuan awal Ramadhan 1446 H di tingkat nasional. Umat Islam di Kabupaten Fakfak dan seluruh Indonesia masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah terkait penetapan 1 Ramadhan.

Baca Juga :  Ribuan Warga Fakfak Padati Pawai Fajar 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua

Pengamatan hilal merupakan salah satu metode utama dalam menentukan awal bulan dalam kalender Hijriah. Meski kali ini hilal tidak terlihat, keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah berdasarkan pertimbangan berbagai hasil pengamatan dari berbagai wilayah di Indonesia. (EM/AZT)

Tutup
error: