Menu

Mode Gelap
Ingin Jadi Polisi? Penerimaan Polri 2026 Dibuka, Polres Fakfak Siap Dampingi Pendaftaran Pertanahan Fakfak Umumkan Hasil Seleksi Administrasi Tenaga Pendukung Reforma Agraria 2026, Cek Nama Peserta di Sini Bansos Sembako dan PKH Mulai Disalurkan di Fakfak, Ribuan Warga Jadi Penerima Mediasi Dandim Wahlin Rahman Berbuah Solusi, Pemalangan Kolam Renang Air Besar Fakfak Dibuka Warga Fakfak Mulai Cairkan Bantuan PKH, Kantor Pos Dipadati Penerima Manfaat Kantor Pertanahan Fakfak Umumkan Kehilangan Dua Sertipikat Tanah

Info Pembangunan Fakfak Membara

Bupati Samaun Dahlan: Fakfak Pelopor Kerukunan Islam dan Adat di Papua

badge-check


					Bupati Samaun Dahlan: Fakfak Pelopor Kerukunan Islam dan Adat di Papua Perbesar

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak sukses menggelar peringatan 665 tahun masuknya agama Islam di Tanah Papua. Acara berlangsung di Ruang Terbuka Hijau Taman Ma’ruf Amin, Jumat (8/8/2025), dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat.

Sejarah mencatat, Islam masuk ke Tanah Papua melalui Kampung Gar, Distrik Rumbati, Kabupaten Fakfak, dibawa oleh mubalig Syech Abdul Ghofar pada 8 Agustus 1360 M.

Dalam sambutannya, Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., menguraikan sejarah singkat lahirnya agama Islam di Makkah yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, yang ditandai dengan turunnya wahyu Al-Qur’an surat Al-Alaq ayat 1–5.

Bupati juga menyoroti bahwa, baik secara historis maupun sosiologis, penulisan sejarah Islam di Indonesia pada awalnya banyak dilakukan oleh golongan orientalis yang cenderung meminimalisasi peran Islam. Namun, di sisi lain, para sarjana muslim berupaya mengungkapkan fakta sejarah secara jujur.

“Fakta yang harus diakui adalah kedatangan Islam di Indonesia berlangsung secara damai. Nilai-nilai Islam harus disebarkan dengan pendekatan rahmatan lil ‘alamin, bukan dengan pemaksaan,” tegas Samaun Dahlan.

Menurutnya, para mubalig yang digerakkan oleh Allah menyebarkan Islam dari wilayah barat nusantara menuju timur, termasuk Fakfak yang dahulu disebut “Wanen” atau “Woni”. Melalui Rumbati, Islam dibawa dengan misi peradaban kemanusiaan yang menjunjung rahmat bagi seluruh alam.

“Islam datang ke Tanah Papua diawali dari Fakfak, tanpa menghancurkan adat istiadat yang ada. Sebaliknya, adat dilestarikan dan diperkuat dengan nilai-nilai agama. Contohnya konsep kerukunan dan toleransi yang dalam bahasa Fakfak disebut ido-ido manina jojor atau satu tungku tiga batu,” jelasnya.

Bupati menambahkan, konsep tersebut bukan hanya teori, tetapi terimplementasi dalam kehidupan masyarakat. Ia mencontohkan, dalam pembangunan gereja, ketua panitia bisa berasal dari umat Islam, dan sebaliknya dalam pembangunan masjid, ketua panitia bisa berasal dari umat Nasrani.

“Masyarakat Fakfak mampu memilah antara kegiatan yang bersifat ritual dan yang bersifat seremonial, sebagaimana diwariskan oleh leluhur,” ujarnya.

Bupati Samaun Dahlan juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Fakfak beserta jajaran, serta MUI Provinsi Papua Barat yang turut mengkaji sejarah masuknya Islam melalui Kampung Gar, Distrik Furwagi.

“Melalui dakwah Syech Abdul Ghofar, Islam menyebar ke wilayah Papua dan sekitarnya. Hari ini kita memperingati 665 tahun masuknya Islam di Tanah Papua,” ungkapnya.

Ia berharap peringatan ini dapat dilestarikan setiap tahun, sehingga nilai-nilai kerukunan, kedamaian, cinta kasih, dan toleransi menjadi salah satu ikon Fakfak.

Jurnalis: AZT || Editor: Redaksi Embaranmedia

Baca Lainnya

Musrenbang di Bomberay Fokus Prioritas, Dorong Investasi dan Kesejahteraan

25 Februari 2026 - 15:38

Bupati Fakfak Lantik Sejumlah Kepala Dinas, Tegaskan Evaluasi dan Siap Rombak Pejabat Tak Maksimal

20 Februari 2026 - 12:15

Bupati Samaun Dahlan Buka Musrenbang Teluk Patipi 2026, Kemiskinan dan Stunting Jadi Prioritas 2027

14 Februari 2026 - 18:43

Semarak Fakfak Membara, Parade Drum Band Perdana Libatkan Ribuan Pelajar

30 Januari 2026 - 20:46

Di Momentum Sakral Masjid Tua Patimburak, Bupati Fakfak Publikasikan 1.000 Kalender Musim Pala

30 Januari 2026 - 19:54

Trending di Info Pembangunan Fakfak Membara
WhatsApp
error: