Peletakan Batu Pertama Gereja Baru GPI Papua Eden Wagom, Awal Semangat Baru Pelayanan Umat

EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Jemaat GPI Papua Eden Wagom resmi memulai pembangunan gedung gereja baru melalui prosesi peletakan batu pertama yang berlangsung khidmat di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Wagom Utara, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak, Selasa (4/11/2025).

Acara sakral tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Fakfak, Sekretaris Daerah, Komandan Korem 182/JO, unsur Forkopimda, serta Majelis Pekerja Sinode GPI Papua dan para tokoh adat. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan semangat kebersamaan dan dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah ini.

Ketua Panitia Pembangunan, Hulda B.K. Hegemur, S.Kep., Ns, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya sehingga jemaat dapat sampai pada tahap peletakan batu pertama.

Baca Juga :  Hari Kartini 2026 di Fakfak, JP2F Siapkan 11 Kegiatan Pemberdayaan Perempuan dan Pameran Kuliner 5 Hari

Menurutnya, pembangunan gereja baru ini merupakan jawaban atas kebutuhan pelayanan dan perkembangan jemaat yang kian bertambah sejak berdirinya GPI Papua Eden Wagom sebagai jemaat mandiri pada 25 Mei 2001.

“Gedung lama sudah tidak mampu menampung jumlah jemaat yang terus meningkat, selain itu kondisinya juga mulai rusak karena faktor usia. Karena itu, kami bertekad membangun gedung gereja yang lebih representatif untuk menjawab kebutuhan pelayanan,” jelas Hulda.

Gedung gereja baru ini direncanakan berukuran 30 x 30 meter, dibangun di atas tanah milik Lembaga GPI Papua. Total biaya yang dibutuhkan mencapai Rp5,8 miliar yang bersumber dari swadaya jemaat, usaha panitia, bantuan pemerintah, serta donatur.

Baca Juga :  Pertamina Klarifikasi Pemalangan Akses Fuel Terminal Fakfak, Operasional BBM Tetap Normal

Hulda juga menjelaskan bahwa panitia telah melakukan berbagai upaya penggalangan dana, termasuk kegiatan “Gereja Maghi”, yang memadukan unsur agama, adat, budaya, dan kearifan lokal Fakfak dengan filosofi Satu Tungku Tiga Batu. Kegiatan tersebut mendapat respon positif dan dukungan luas dari masyarakat serta elemen adat seperti LMA, Dewan Adat Mbaham Matta, dan para donatur.

“Kami berharap dukungan dan doa dari seluruh pihak agar proses pembangunan ini dapat berjalan lancar hingga selesai, demi kemuliaan nama Tuhan,” tambahnya.

Pembangunan gereja GPI Papua Eden Wagom menjadi simbol kebersamaan antara umat, pemerintah, dan masyarakat adat dalam memperkuat iman dan semangat pelayanan di Tanah Mbaham Matta.

Baca Juga :  Hari Kartini 2026 di Fakfak: Perempuan Berdaya, Puluhan UMKM dan Lomba Meriahkan Kegiatan

Penulis: Arya Sanaky || Editor: Redaksi Embaranmedia

Tutup
error: