EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK — Pemerintah Kabupaten Fakfak menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Fakfak, Rabu (17/12/2025) pagi.
Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, Sulaeman Uswanas, dan dihadiri jajaran pimpinan OPD serta instansi terkait.
Dalam arahannya, Sekda Fakfak Sulaeman Uswanas menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh rangkaian pelayanan publik dan kegiatan pemerintahan tetap berjalan optimal menjelang perayaan Nataru, meskipun Gubernur Papua Barat belum dapat hadir secara langsung dalam agenda tersebut.
“Perlu kami sampaikan bahwa pada kesempatan ini Bapak Gubernur belum dapat hadir karena keterbatasan waktu dan padatnya agenda pemerintahan. Namun kami pastikan seluruh kegiatan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ujar Sulaeman.
Sulaeman menjelaskan, Rakor tersebut memfokuskan pembahasan pada dua agenda utama yang telah disepakati bersama, yakni pelaksanaan pasar murah serta inspeksi dan pengecekan harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar. Kedua langkah ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.
Menurutnya, berdasarkan kesepakatan bersama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, pelaksanaan pasar murah dan inspeksi pasar direncanakan akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Provinsi Papua Barat pada 19 September. Kebijakan ini merupakan upaya konkret pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah dan menjamin ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.
Tak hanya itu, Sekda Fakfak juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk Pertamina, guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman dan terkendali selama periode Nataru.
Sementara untuk bahan pangan, sebagian besar stok dinilai masih mencukupi hingga Januari 2026, meskipun terdapat beberapa komoditas seperti cabai yang perlu mendapat perhatian khusus.
Dalam forum tersebut, Sulaeman turut menyinggung laporan dari BMKG serta informasi kebencanaan, termasuk kejadian banjir di sejumlah wilayah seperti Distrik Wefra.
Ia berharap Rakor ini dapat menjadi ruang strategis untuk menyerap masukan dan saran dari seluruh peserta, sehingga pelaksanaan pasar murah dan inspeksi pasar benar-benar efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Papua Barat, khususnya di Kabupaten Fakfak.
Jurnalis: Ramli Rumbati || Editor: Redaksi Embaranmedia







