EMBARANMEDIA.COM, FAKFAK – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Fakfak secara resmi menunda pelaksanaan Kongres yang semula dijadwalkan berlangsung pada Minggu (28/12/2025) siang.
Penundaan tersebut dilakukan menyusul adanya tanggapan penolakan dari sejumlah pihak terhadap pelaksanaan Kongres PSSI Kabupaten Fakfak yang rencananya digelar di Aula Gereja Santo Paulus, Fakfak.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Kabupaten Fakfak, Pieter Letsoin, menyampaikan bahwa masyarakat Fakfak saat ini masih dalam suasana perayaan Natal. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri serta menyikapi persoalan ini dengan kepala dingin.
“Penundaan kongres ini telah direspons oleh Asisten I Setda yang juga mewakili Bupati Fakfak, serta Sekretaris PSSI Provinsi Papua Barat. Pada prinsipnya, semua pihak memiliki maksud dan tujuan yang sama, yaitu memajukan sepak bola di Kabupaten Fakfak agar ke depan menjadi lebih baik dari kondisi saat ini,” kata Pieter.
Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan, termasuk terkait siapa yang akan menduduki posisi ketua maupun susunan kepengurusan lainnya, merupakan persoalan internal yang tidak seharusnya memicu perpecahan di antara insan sepak bola Fakfak.
“Oleh karena itu, mari kita semua bersatu. Sepak bola Fakfak membutuhkan kebersamaan, bukan perpecahan,”tegasnya.
Pieter berharap seluruh pihak yang terlibat dapat duduk bersama untuk membahas persoalan ini secara musyawarah dan kekeluargaan, sehingga dapat ditemukan solusi terbaik demi kemajuan sepak bola di Kabupaten Fakfak.
Jurnalis: Alfan Rahakbauw || Editor: Redaksi Embaranmedia







